Kesal Adiknya Dibully, Gibran Rakabuming Langsung Turun Tangan
Sumber:Tribunews.com

Kesal Adiknya Dibully, Gibran Rakabuming Langsung Turun Tangan

Kamis, 20 Feb 2020 | 10:18 | Cindy Cesilia
Winnetnews.com - Keluarga Presiden Jokowi selalu berhasil mengundang perhatian publik Tanah Air. Seperti baru-baru ini, anak ketiga Jokowi, Kaesang Pangarep, sempat menjadi bahan bully karena cuitannya di Twitter mengenai etika melamar pekerjaan yang dinilai merendakan orang.

Hal ini bermula dari seorang netizen yang menanggapi Kaesang. Akun tersebut menguhubung-hubungkan Kaesang yang merupakan anak presiden. "Lo kalau bukan anak presiden jam segini lagi nyebar map coklat buat ngelamar," tulis akun @sepatcute.

Sebagai seorang kakak, Gibran tak tinggal diam. Suami dari Selvi Ananda itu terlanjur melihat cuitan tersebut langsung membalasnya. Menurutnya, Kaesang sudah sejak lama di dorong untuk membuka lapangan pekerjaan. "Si @kaesangp ini justru sebelum lulus kuliah kami dorong untuk membuka lapangan kerja kak. Dan dia sudah terbukti lebih sukses dari saya," tulis Gibran di Twitternya.

Mengetahui cuitan dari sang kakak, Kaesang langsung membalasnya dengan guyonan. "Ya anda mendorong saya jadi pengusaha karena gak mau bayarin saya sekolah," balas Kaesang.

Sebelumnya, pengusaha muda itu menjadi sorotan lantaran mengunggah foto berisikan lamaran pekerjaan ke tempat usahanya, Ternakopi, yang dikirimkan seorang pelamar melalui e-mail. Yang menjadi perbincangan, Kaesang dianggap terlalu merendahkan pelamar tersebut.

Dalam tweet yang di unggah Kaesang, terlihat bahwa pelamar tersebut hanya menuliskan judul email "Accounting" dan mengirimkan file "Lamaran" dengan format PDF. Tidak ada tulisan apapun di body email. "Wkwkwkwkwk masa S1 cara melamar pekerjaan begini," tulis Kaesang di Twitter pada Senin, 17 Februari 2020.

Tak butuh waktu lama, para warganet langsung melontarkan kritikan ke Kaesang. Selain itu, permasalahan ini juga dihubung-hubungkan dengan ayahnya yang seorang presiden.

Putra bungsu Presiden Jokowi ini mengaku dirinya tidak ada niatan untuk merendahkan seseorang. Namun menurutnya setiap pelamar haruslah memilki etika.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...