Ketegangan di Irak, Kemenlu Indonesia Minta Semua Pihak Tahan Diri
Qassem Soleimani (Foto: via The Economic Times)

Ketegangan di Irak, Kemenlu Indonesia Minta Semua Pihak Tahan Diri

Sabtu, 4 Jan 2020 | 15:00 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan rasa prihatin yang mendalam terhadap ketegangan situasi yang terjadi di Irak.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah kabar terbunuhnya Komandan Pasukan Quds Iran Jendral Qassem Soleimani dan Komandan Milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis dalam serangan udara Amerika Serikat pada Jumat (3/1/2020) menjadi perhatian dunia.

"Kami meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, Sabtu (4/1/2020) seperti dikutip Kabar24.com.

Kemenlu juga meminta warga negara Indonesia yang berada di Irak agar selalu waspada. Bila memerlukan informasi atau bantuan, WNI diminta untuk segera menghubungi KBRI Baghdad.

Seperti diketahui, Komandan Pasukan Quds Iran Jenderal Qassem Soleimani dan Komandan Milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis tewas dalam serangan udara AS di Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada Jumat (3/1). Pentagon mengonfirmasi bahwa Soleimani dibunuh atas perintah langsung Presiden AS Donald Trump.

Serangan AS terhadap Soleimani terjadi beberapa hari setelah pengunjuk rasa mengepung kedutaan AS di Baghdad yang berujung bentrokan dengan pasukan AS di lokasi. Pentagon menyebut bahwa Soleimani membolehkan serangan terhadap kedutaan AS.

AS menyebut bahwa serangan itu merupakan tindakan tegas untuk melindungi personil AS di luar negeri dan lebih daripada itu, untuk mencegah rencana serangan Iran terhadap AS di masa depan.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...