Ketika Inspirasi Membobol Kartu ATM Justru Dari Dunia Maya
Pelaku pembobol ATM/Dokumentasi Polresta Sidoarjo

Ketika Inspirasi Membobol Kartu ATM Justru Dari Dunia Maya

Selasa, 3 Okt 2017 | 08:57 | Karna H.

WinNetNews.com - Selalu ada dua sisi dari dunia maya. Sayangnya, R (21) yang merupakan warga Sumatera Utara itu justru memasuki dunia maya sebagai terduga pelaku tindak pidana. Ia diringkus anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo karena mencuri uang senilai Rp19.250.000 dari kartu ATM milik LS, rekan sekantornya.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan, pelaku berhasil ditangkap dua bulan usai melakukan pencurian di rumah kontrakannya di kawasan Jawa Tengah. 

“Tersangka berhasil kami amankan bersama barang bukti seperti ATM, sparepart variasi yang dibeli dari uang hasil curian dan juga bukti transfer,” katanya, Selasa (03/10/2017).

Harris menceritakan, aksi pencurian itu bermula saat LS meletakkan tasnya di dekat gudang, karena tergesa-gesa hendak melaksanakan ibadah.

“Pelaku ini juga karyawan di kantor tersebut. Melihat tas milik korban terdapat kartu ATM, pelaku langsung mengambilnya dan beranjak keluar kantor,” katanya.

Bapak dua anak tersebut langsung berselancar di dunia maya, mencari informasi tentang tutorial cara membobol pin kartu ATM. Usaha tersebut berhasil, sehingga pelaku mengetahui jumlah saldo dan cara mendapatkan nomer pin.

“Di warnet, pelaku membuka jejaring sosial. Nah, di salah satu media sosial itulah pelaku menemukan sebuah link cara membobol kartu ATM. Tapi link tersebut sudah tidak ada, mungkin sudah dihapus oleh pemilik akun,” ucapnya.

Setelah berhasil mengetahui pin kartu ATM tersebut, pelaku langsung menuju ke mesin ATM yang berada di salah satu toko waralaba. Setelah berhasil membobol dan mengambil uang tunai dari kartu ATM itu, pelaku juga mentrasfer uang sejumlah Rp10 juta ke nomer rekening miliknya dan milik temannya.

“Sisa uang yang dipakai, dibuat foya-foya oleh pelaku,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan terancam hukuman maksimal lima tahun kurungan penjara.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...