Skip to main content

Ketika Johann Zarco Kehabisan Bahan Bakar Saat Mau Sampai Garis Finis

Foto  video: Youtube
Foto video: Youtube

WinNetNews.com - Dalam balapan MotoGP di Misano, San Marino, Minggu (10/9/2017) pembalap Monster Tech3 Johann Zarco mengalami nasib sial. Dia kehabisan bahan bakar dan harus mendorong motornya untuk mencapai garis finis. Zarco harus susah payah harus mendorong motornya di saat-saat akhir.

Menurut Eurosport, aksi Zarco mendorong motor itu disebabkan bahan bakar di kendaraannya habis. Pebalap asal Prancis itupun menolak untuk memikirkan siapa orang yang harus bertanggung jawab akan hal tersebut.

Jika tak ada masalah tersebut, Zarco sebenarnya bisa finis di posisi ketujuh. Namun karena harus mendorong motor, posisi Zarco melorot cukup jauh saat menyentuh garis finis.

Meski demikian, Zarco tidak pulang dengan tangan kosong. Dia tetap meraih satu poin setelah finis di posisi ke-15.

"Saya mendapat masalah pada bahan bakar sebelum tikungan 11, saya mencoba untuk tetap bertahan di gigi enam dan benar-benar menggunakan motor secara minimal," Zarco mengatakan seperti dikutip Autosport.

"Ini berhasil sampai tikungan 14, tapi dua yang terakhir makin buruk. Dari tikungan terakhir saya harus mendorong motor dan berlari, dan itu cukup jauh. Ada dua garis, garis start dan garis finis, dan garis finis itu benar-benar jauh."

Aksi Zarco tersebut mendapat tepuk tangan meriah dari penonton di Misano World Circuit Marco Simoncelli.

"Bagus mendapat dukungan dari publik untuk itu. Kami harus berpikir bahwa balapan MotoGP adalah sebuah pertunjukan, jadi paling tidak saya memberi pertunjukan dan mereka tidak akan melupakannya," ucap Zarco.

"Ini adalah sesuatu yang tidak seharusnya terjadi, jadi kami kecewa. Tapi pada akhirnya saya dapat satu poin, lebih baik daripada tidak sama sekali. Ada hal yang lebih buruk dalam kehidupan daripada finis tanpa bahan bakar."

Dengan tambahan satu angka ini, Zarco kini mengumpulkan 110 poin dan menempati peringkat enam klasemen pebalap.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top