Ketika Salah Satu Pemodal Twitter Adalah Keluarga Kerajaan Arab Saudi dan Akun Al Jazeera Dibekukan

Zulkarnain Harahap
Minggu, 18 Juni 2017 05:45 WIB
Oleh Zulkarnain Harahap pada Minggu, 18 Juni 2017 05:45 WIB
Image Ketika Salah Satu Pemodal Twitter Adalah Keluarga Kerajaan Arab Saudi dan Akun Al Jazeera Dibekukan
Tampilan akun Twitter Al Jazeera yang telah dibekukan/Screenshoot: Zool WNN

WinNetNews.com – Mendadak Twitter membekukan untuk sementara waktu akun media sosial milik kantor berita swasta Qatar, Al Jazeera. Langkah ini dilakukan justru saat meningginya pertikaian diplomatik antara negara-negara Liga Arab.

Dilansir dari laman Associated Press, Minggu (18/06/2017), pembekuan akun Twitter Al Jazeera itu terjadi sejak Sabtu (17/06/2017). Sebelumnya, sejumlah negara Arab telah memblokir terlebih dulu siaran dari stasiun televisi Al Jazeera yang berpusat di Doha, Qatar itu.

Al Jazeera sendiri mengatakan bahwa peristiwa pembekuan ini adalah serangan terstruktur. Mereka juga menyatakan bahwa sudah beberapa kali mengalami serangan siber sejak pertikaian diplomatik dimulai.

Ketika ditanya soal pembekuan akun Al Jazeera, kantor Twitter di San Francisco tidak memberikan tanggapan. Seperti diketahui, salah satu pemodalnya adalah Pangeran Alwaleed bin Talal yang merupakan keluarga dari kerajaan Arab Saudi.

Arab Saudi dan sejumlah negara Arab telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar sejak Senin (05/06/2017) lalu. Mereka menuding Qatar mendukung beberapa organisasi yang dianggap sebagai pelaku teror, antara lain Taliban dan Hamas. Tapi Qatar menolak tuduhan itu.

Selain Tangkap Dua Terduga Teroris di NTB, Aparat Sita Bahan Pembuatan Bom
Pria Ini Hina Nabi Muhammad, Ternyata Dia Adalah Kader Partai Demokrat

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.