Ketum AMPG Terjerat Korupsi, Golkar Tegaskan Tak Akan Bela

Ketum AMPG Terjerat Korupsi, Golkar Tegaskan Tak Akan Bela

Kamis, 27 Apr 2017 | 21:12 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd A Rafiq ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Alquran. Golkar menegaskan tak ada pembelaan bagi tersangka korupsi.

"Pokoknya Golkar mendukung KPK dalam rangka pembebasan korupsi. Kami tidak akan membela, sebab pemberantasan korupsi menjadi komitmen Partai Golkar," kata Korbid Polhukam Golkar Yorrys Raweyai kepada wartawan, Kamis (27/4/2017).

Yorrys mengatakan status tersangka tersebut harus jadi perhatian bagi Golkar, sebab Fahd menduduki sejumlah posisi penting di partai. Status Fahd sebagai mantan terpidana kasus Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) seolah tidak dipedulikan, malah diberi sejumlah posisi strategis. Selain Ketum AMPG, Fahd juga menjabat sebagai Ketua DPP Golkar Bidang Pemuda dan Olahraga.

"Hal ini harus menjadi atensi Partai Golkar dalam proses menempatkan orang-orang di kepengurusan," ujar Yorrys.

KPK menetapkan sebagai tersangka perkara korupsi Alquran yang juga menyeret eks anggota DPR Zulkarnaen Djabar dan putranya Dendy Prasetia. Zulkarnaen dan Dendy sudah divonis bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Fahd sebelumnya menjadi tersangka kasus suap pengurusan alokasi dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) yang menjerat anggota DPR Wa Ode Nurhayati.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Fahd terbukti bersalah dalam perkara tersebut dan dihukum 2,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan pada persidangan tanggal 11 Desember 2012.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...