Ketum Pemuda Muhammadiyah Sebut Jokowi Tidak Mungkin Mengajak Pendukungnya Berantem
Sumber foto : Istimewa

Ketum Pemuda Muhammadiyah Sebut Jokowi Tidak Mungkin Mengajak Pendukungnya Berantem

Rabu, 8 Agt 2018 | 19:03 | Oky

Winnetnews.com - Pidato Jokowi saat rapat umum di hadapan para relawan, Sabtu (5/8/2018), mengundang sejumlah reaksi pro dan kontra.

Namun sayangnya kebanyakan mereka yang mengkritisi tidak melihat secara utuh pernyataan Jokowi.

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak meragukan Jokowi mengungkapkan hal yang ramai diperbincangkan di media sosial yakni mengajak relawannya untuk melakukan aksi kekerasan.

“Menurut saya, tidak mungkin Pak Jokowi mengajak Pendukungnya untuk berkelahi,” ujarnya, Minggu (5/8/2018) melalui akun Twitternya.

Namun Dahnil memang menyayangkan Jokowi tidak mampu merangkai narasi yang tepat untuk menyampaikan suatu gagasan yang besar dan heroik sehingga disalahpersepsikan.

“Karena dlm pidato itu jelas ajakan2 kebaikan adl narasi utama. Namun, karena keterbatasan beliau untuk merangkai narasi-narasi semangat dan heroisme muncul lah kalimat siap berkelahi.” ungkap Dahnil.

Seperti diketahui Jokowi menghadiri rapat umum para relawan dari berbagai elemen di Sentul International Convention Center (SICC) Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8/2018).

Hadir dalam rapat umum itu relawan Jokowi seperti Projo, Bara JP , Seknas Jokowi, Almisbat, Duta Jokowi, Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Galang Kemajuan, hingga Buruh Sahabat Jokowi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...