Khawatir Virus Corona, Amazon Ogah Ikut Pameran MWC 2020 di Barcelona
Sumber: TRT World

Khawatir Virus Corona, Amazon Ogah Ikut Pameran MWC 2020 di Barcelona

Senin, 10 Feb 2020 | 14:30 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Salah satu perusahaan teknologi kenamaan dunia, Amazon mendeklarasikan penarikan diri dari pameran Mobile World Congress (MWC) 2020 yang berlangsung di 24 hingga 27 Februari 2020 di Barcelona.

Pengunduran diri ini bukan tanpa alasan. Pihak Amazon menyebut adanya kekhawatiran tentang virus corona menjadi penyebab Amazon tidak mengambil bagian dalam MWC 2020 itu.

"Ini karena wabah dan berlanjutnya kekhawatiran tentang virus corona," kata Amazon seperti dilansir laman Okezone.com dari BBC, Senin (10/2/2020).

Sebelumnya LG Electronics Ericsson dan perusahaan chip Amerika Serikat (AS), Nvidia telah mengundurkan diri dari acara pameran teknologi berkelas dunia tersebut.

GSMA sebagai penyelenggara mengonfirmasi beberapa peserta pameran besar telah memutuskan untuk tidak hadir dalam MWC 2020, sementara itu sebagian perusahaan lain masih memikirkan langkah selanjutnya.

"Kami tetap memiliki lebih dari 2.800 peserta pameran yang kuat," tegas GSMA.

GSMA mengungkapkan, pihaknya telah menerapkan beberapa sejumlah langkah untuk meyakinkan peserta pameran bahwa kesehatan dan keselamatan mereka adalah perhatian utama.

Bahkan pihak GSMA telah meningkatkan keamanan disekitar tempat acara dan bekerjasama dengan otoritas kesehatan dan World Health Organization (WHO).

GSMA juga mengatakan akan menyarankan peserta tidak boleh berjabat tangan satu sama lain dan mikrofon yang digunakan oleh pembicara akan didesinfeksi dan diganti.

Virus corona saat ini telah membunuh 910 orang yang sebagian besar di China dan menginfeksi 40.540 di berbagai penjuru dunia.

Sejumlah negara yang terdampak virus corona, antara lain Singapura, Hong Kong, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, Australia, Jerman, Vietnam, Amerika, Prancis, Makau, Kanada, Uni Emirate Arab, Italia, Filipina, India, Inggris, Russia, Spanyol, Nepal, Kamboja, Belgia, Finlandia, Swedia, dan Sri Lanka.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...