Kini Bajaj Online Janji Bikin Nyaman Penumpang

Nadia Chevina
Senin, 24 Agustus 2015 15:15 WIB
Oleh Nadia Chevina pada Senin, 24 Agustus 2015 15:15 WIB
Image Kini Bajaj Online Janji Bikin Nyaman Penumpang

Selain Gojek, Grab bike dan lainnya, kini layanan transportasi bajaj online tengah menjadi pembicaraan hangat. Tak mau kalah, bajaj online kini menyusul hadir setelah munculnya layanan ojek online maupun taksi online.

Kehadiran bajaj online yang bisa dipesan melalui aplikasi Bajai App memudahkan warga DKI Jakarta. Bajaj online ini menawarkan layanan yang ingin menjadi 'lebih dekat' dan membuat nyaman penumpang.

Melansir laman viva, Shafruhan Sinungan, Ketua DPD Organiasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta, mengatakan salah satu layanan yang akan membuat nyaman pengguna yakni soal tarif.

"Penumpang akan mendapatkan tarif yang pasti, nggak perkiraan seperti yang sebelumnya, sebab kilometernya pasti," kata Shafruhan.

Ia mengatakan memang sampai sejauh ini, tarif layanan memang masih konvensional, yaitu masih menggunakan pola negoisasi di tempat antara sopir bajaj dan calon penumpang. Namun nantinya, Organda DKI sudah menyiapkan tarif berbasis kilometer.

Shafruhan mengatakan aturan lain yang diperhatikan dalam menggunakan bajaj online ini adalah soal bobot barang bawaan. Disebutkan bobotnya tidak boleh melebihi 200-300 Kg.

Selain itu, bajaj online juga tidak memiliki wilayah operasi luas seperti ojek online atau taksi online. Shafruhan mengatakan bajaj memang didesain untuk perjalanan dengan jarak tak terlalu jauh dan memang tidak melewati jalan protokol ibukota.

Aplikasi ini memang belum diluncurkan secara resmi, tapi antusias para penumpang dan sopir sudah tinggi.

"Feed back-nya penumpang seneng bisa segera dapat dan cepat pelayanan. Terus sopir mitra meningkat terus. Bahkan mereka mengaku penghasilan dengan bajaj online ini meningkat sampai 200 persen," ujar dia.

Untuk diketahui, bajaj yang bisa dipesan melalui Bajai App merupakan bajaj biru yang berbahan bakar gas (BBG). Pada bajaj mitra Bajai App akan ditempeli pengenal berupa stiker khusus dan sopirnya akan mengenakan seragam khusus.

Para sopir bajaj online tersebut akan beroperasi dengan perangkat pintar mobile. Soal hal ini, Organda DKI mengaku tidak menyediakan fasilitas ponsel pintar. Alasannya, kata Shafruhan, sudah banyak para sopir bajaj yang menggunakan perangkat mobile pintar.

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Hari Ini Aman Abdurrahman Akan Bacakan Nota Pembelaannya

Reaksi Kamu