Kisah Penyelamatan Bayi Perempuan India yang Lahir Berkaki Tiga

Rani
Rani

Kisah Penyelamatan Bayi Perempuan India yang Lahir Berkaki Tiga

WinNetNews.com - Melahirkan seorang bayi adalah sebuah anugerah terindah. Srilatha, seorang wanita asal India melahirkan seorang bayi perempuan berkaki tiga pada 21 Maret 2017. Ia tidak terkejut, sebelumnya ia memang mengetahui kondisi bayinya saat rutin melakukan pemeriksaan pada Desember silam.

Setelah melahirkan, para dokter dari Rumah Sakit Niloufer di Hyderabad, membantu si kecil untuk menghilangkan 'kaki ekstra' pada bagian panggul. Dokter memperhitungkan, kaki ketiga itu muncul dari 'kembar parasit', bahkan bayi pulih dengan baik pasca operasi. Dr K Srinivas membantu kelahiran kompleks si bayi, Melihat kondisinya, memang membutuhkan operasi untuk mengeluarkan bayi perempuan Srilatha. "Selain anggota tubuh ekstra, bayi ini lahir dengan vital yang sehat dan ia dalam kondisi baik," ungkap dr Srinivas. Sementara itu, dr Ramesh Reddy, kepala departemen bedah anak dari Rumah Sakit Niloufer mengatakan, kejadian langkan tersebut terjadi satu dari 100.000 kelahiran.

"Ini adalah kasus kembar parasit, secara teknis kembar konjoin ini memiliki kemunduran struktur ala kadarnya, meski terbilang melekat sempurna pada tubuh bayi," jelas dr Reddy.

Butuh waktu tiga jam untuk memisahkan anggota badan parasit itu. Operasi pun berhasil dijalankan, Srilatha mengaku bahagia karena diberikan bayi yang cantik.

"Saya sangat yakin para dokter menemukan cara untuk mengoperasi bagian tubuh yang tidak diinginkan. Mereka tidak mengecewakan kami," ujar Srilatha. Sang suami, Sambaih, sangat berterima kasih kepada para dokter yang telah mengoperasi bayinya. Kini, si kecil punya kesempatan untuk tumbuh normal dan mengisi hari-harinya dengan sukacita.

Sambaih mengatakan, awalnya ia bingung bagaimana membayar operasi pembedahan ini. Kembali ia bersyukur, operasi ini dilakukan secara gratis. "Dokter meyakinkan kami tidak perlu membayar satu sen dolar untuk itu, karena operasi ini dilakukan di rumah sakit pemerintah," tutupnya. Demikian dilansir dari laman Dailymail, Kamis (30/3/2017).

Apa Reaksi Kamu?