(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kisah Timur Pradopo Mungkin Terulang

Rusmanto
Rusmanto

Kisah Timur Pradopo Mungkin Terulang
WinNetNews.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti akan pensiun pada Juli tahun ini. Tetapi hingga hari ini, Komisi Kepolisian Nasional belum mengajukan nama calon pengganti Badrodin.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Agus Riyanto menyebut, calon kapolri mungkin bintang tiga, tapi jenderal bintang dua juga berpeluang. "Semua bintang tiga punya peluang. Bintang dua berpeluang," kata Agus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (20/5/2016).

Agus bisa mengatakan jenderal bintang dua juga berpeluang karena pengalaman Timur Pradopo. "Kami pernah punya pengalaman waktu Pak Timur. Beliau setelah menjadi Kapolda Metro Jaya, lalu menjadi Kabaharkam langsung menjadi (calon) kapolri."

Dia mengatakan, menentukan kapolri merupakan hak prerogatif presiden. Agus menegaskan, Polri siap melaksanakan setiap keputusan presiden termasuk bila jabatan Badrodin diperpanjang.

 

Waktu itu, Senin 4 Oktober 2010, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajukan Komjen Timur Pradopo menjadi calon kapolri. Keputusan itu mengejutkan karena saat itu Timur baru hitungan jam menyandang bintang tiga.

Saat itu, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengangkat Timur dari jabatan Kapolda Metro Jaya menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan. Otomatis, bintang di pundak Timur bertambah jadi tiga.

Ternyata pada hari yang sama, Presiden menyodorkan nama Timur sebagai calon kapolri ke DPR. Keputusan Presiden di luar prediksi karena saat itu yang dijagokan banyak pihak sebagai calon Tribarata 1 antara lain Komjen Imam Sudjarwo, Komjen Nanan Soekarna, dan Komjen Ito Soemardi.

Cerita melesatnya karier Timur dalam hitungan jam bukan tidak mungkin terulang pada tahun ini.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});