Komentar Jokowi Soal AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Cindy
Cindy

Komentar Jokowi Soal AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel Foto:Istimewa

WinNetNews.com- Donald Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Keputusan Trump itu pun mendapat kecamanan dari belahan dunia, termasuk Indonesia.  Dikutip dari berbagai sumber yang ada, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan, keputusan pemerintah AS yang juga akan memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem itu melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Terlebih, AS merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

"Pengakuan sepihak (Yerusalem ibu kota Israel) ini bisa mengguncang keamanan dunia," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis 7/12/2017.

Tidak hanya itu saja, Jokowi juga meminta agar Donald Trump mengkaji kembali keputusannya mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. "Meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut," tambah Jokowi.

Selama tujuh dekade, AS bersama dengan hampir seluruh negara lainnya di dunia, menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sejak negara itu mendeklarasikan pendiriannya pada 1948. Pengakuan terhadap Yerusalem, menurut Trump, adalah "sebuah langkah terlambat untuk memajukan proses perdamaian".

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});