Skip to main content

Komjen Buwas: Ivan Haz Belum Positif Narkoba

Komjen Buwas: Ivan Haz Belum Positif Narkoba
Komjen Buwas: Ivan Haz Belum Positif Narkoba

WinNetNews.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menjelaskan bahwa politikus PPP Fanny Safriansyah atau Ivan Haz belum dinyatakan positif narkoba. Buwas mengungkapkan, hasil tes laboratorium terhadap Ivan Haz belum keluar.

Buwas kembali menegaskan bahwa kasus dugaan narkoba Ivan Haz akan ditangani oleh Bareskrim. Kostrad melimpahkan penanganan oknum polisi dan 9 warga sipil termasuk anggota DPR ke pihak kepolisian.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang berada di samping Buwas lalu menjelaskan, bahwa 5 oknum polisi dan 9 warga sipil termasuk anggota DPR ditangkap tidak dalam waktu bersamaan dengan penggerebekan di perumahan Kostrad, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Mereka ditangkap setelah Kostrad mendapat buku catatan dari orang yang diduga sebagai pengedar.

Baca juga: Jika Benar Ivan Haz, MKD Harus Berikan Sanksi Pemberhentian

"Jadi begini Anda harus bedakan, bahwa yang disebut misalnya anggota Polri, anggota Polri itu tidak ada di tempat itu, cuma di daftar pembelian itu ada namanya. Jangan sampai salahkan anggota polisi ada di situ, enggak ada," tutur Badrodin.

"Saya enggak tahu kalau Ivan Haz dan yang lain-lain itu apakah memang ada di tempat atau tidak, sebetulnya tanya Kostrad gitu. Jangan langsung dianggap ada di tempat itu, daftar pembeli-pembeli ada nama itu," imbuhnya.

Kapolri menjelaskan, berdasarkan hasil pengembangan penggerebekan yang dilakukan Kostrad, total ditangkap 19 anggota TNI, 5 oknum polisi dan 9 warga sipil termasuk anggota DPR. Oknum polisi dan warga sipil temasuk anggota DPR dilimpahkan ke kepolisian untuk ditangani lebih lanjut.

"Ivan Haz itu kan ditangani oleh Polda, itu yang kasus penganiayaan bukan kasus narkoba. Yang narkoba ini kan ke Bareskrim Dir 4," ungkap Badrodin.

Sementara itu pengacara Ivan, Tito Hananta, yang dikonfirmasi mengaku masih berkoordinasi dengan keluarga Ivan Haz.

disadur dari situs detik news

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top