Konflik Berlanjut, Terduga Korban Beberkan Rekaman Percakapan Telepon Dengan Chorong Apink
Foto: Instagram/official.apink2011

Konflik Berlanjut, Terduga Korban Beberkan Rekaman Percakapan Telepon Dengan Chorong Apink

Rabu, 7 Apr 2021 | 12:50 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Chorong Apink, baru-baru ini membantah semua tuduhan bullying melalui pernyataan resmi oleh Play M Entertainment serta Instagram pribadinya. Kini, konflik terus berlanjut. Netizen A (Kim), terduga korban bullying Chorong merilis lebih banyak bukti.

Setelah mengetahui Chorong menyangkal semua tuduhan, Netizen A tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya karena Chorong tidak mengakui tuduhan tersebut.

“Aku kaget karena aku pikir dia akan mengakui tuduhan itu, tetapi dia malah memutuskan untuk mengambil tindakan hukum yang lebih tegas. Aku juga akan terus mengambil tindakan hukum, tetapi sebelumnya aku ingin memberikan bukti bahwa dia telah mengakui tuduhan tersebut," kata netizen A dilansir Sports Kyunhang pada hari Rabu (7/4).

Karena Chorong tak kunjung mengakui tuduhan bullying tersebut, netizen A merilis rekaman percakapan telepon pertama antara dia dan Chorong sebagai bukti.

Berikut ini transkrip percakapan telepon antara netizen A dengan Chorong Apink dilansir dari Kstarlive:

Chorong: Aku tidak melakukan itu kepadamu tanpa alasan apa pun.

Netizen A: Dengan atau tanpa alasan itu jelas salah. Apakah aku melakukan sesuatu yang salah padamu? Aku pergi ke polisi setelah dipukuli olehmu. Tapi kemudian temanku menyuruhku membiarkannya karena kamu sedang mabuk.

Chorong: Ini harus ditangani saat itu. Ada kesalahpahaman seperti yang kamu katakan kepadaku melalui DM. Bagaimanapun, aku seharusnya membahas ini denganmu saat itu tetapi aku sedikit marah tentang situasinya.

Netizen A: Tidak, tapi kenapa? Katakan padaku. Apa alasannya? Kenapa kamu marah padaku?

Chorong: Seperti yang kamu katakan di DM, aku menyukai seseorang saat itu.

Netizen A: Ya, tapi dia berpacaran denganku. Mungkin kamu sedikit kesal karena itu tapi aku masih belum mengerti. Sejauh yang aku ingat salah satu temanmu mendatangiku dan berkata "Chorong bilang dia harus memukulmu". Ketika aku datang menemuimu hari itu, kamu menampar wajahku dan menendang tulang keringku. Aku dan teman sekelasku yang duduk di sebelahku masih ingat kakiku yang memar sampai hari ini. Sejujurnya, jika kamu berada di posisiku, apakah kamu masih akan melepaskan kenangan traumatis seperti itu

Chorong: Tidak, aku tidak akan melupakan itu.

Netizen A: Sejujurnya, aku masih gemetar saat membicarakan hal ini. Apakah kamu akan tetap baik-baik saja jika putrimu kelak mengalami hal yang sama sepertiku?

Chorong: Tidak.

Netizen A: Terus terang, aku terlalu lemah saat itu. Aku masih kecil dan lemah. Hal itu membuatku sedikit trauma dan aku menderita bahkan setelah aku kuliah. Aku menghindari orang, berpikir bahwa sekelompok wanita yang melihatku sebenarnya membenciku. Tapi kamu tidak akan tahu ... Kamu tidak akan tahu betapa aku menderita. Dulu aku hanya membuang muka, mencoba mengabaikan Apink di TV. Sekarang aku sudah dewasa, pikiranku telah berubah. Aku korbannya. Mengapa aku harus hidup seperti ini?

Chorong: Aku benar-benar minta maaf. Yah ... Aku seharusnya tidak melakukan hal seperti itu saat itu. Seharusnya aku membicarakannya denganmu, dengan atau tanpa kesalahpahaman ... tapi kurasa aku benar-benar kesal saat itu.

Netizen A: Katakanlah apa yang telah terjadi telah terjadi. Tapi kemudian, kamu seharusnya sudah meminta maaf kepadaku jika kamu akan debut sebagai idol dan tetap tampil di TV? Bukankah begitu? Karena aku masih hidup dengan rasa sakit?

Chorong: Sejujurnya, semuanya terjadi begitu cepat, dari audisi hingga debut. Jadi kamu benar bahwa aku tidak cukup perhatian untuk mengurus semuanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...