Konflik Kembali Terjadi di Papua, Dua Warga Tewas

Konflik Kembali Terjadi di Papua, Dua Warga Tewas

WinNetNews.com - Konflik antar warga kembali terjadi di wilayah Iliale, batas wilayah Distrik Kwamki Narama dan Distrik Kuala Kencana, Mimika, Papua yang mengakibatkan dua warga tewas, puluhan rumah dibakar, puluhan kendaraan roda dua dirusak dan kios dijarah.

Tak hanya itu, sejumlah orang sampai saat ini masih hilang akibat melarikan diri menghindar dari serangan warga. Serangan warga secara tiba-tiba dari arah Distrik Kwamki Narama atau yang disebut kubu atas dalam konflik perang adat di Kwamki Narama-Timika, terjadi di wilayah Iliale.

Motif penyerangan ini masih terkait erat dengan konflik perang adat di Kwamki Narama-Timika, dimana saling berhubungan dari masalah satu hingga ke masalah lainnya yang ditimbulkan akibat perang adat.

"Rumah yang terbakar masih kita hitung, untuk sementara ada 25 unit dibakar. Untuk kerugian meteril sendiri sementara kita belum hitung. Korban ada dua orang meninggal dan 13 luka-luka. Kita juga masih akan berusaha mencari mereka yang belum kembali," kata Kasat Brimobda Polda Papua, Kombes Pol Mathius D Fakhiri, Senin (25/7).

Atas peritiswa ini, ratusan aparat baik dari Kepolisian maupun TNI dikerahkan untuk menghentikan aksi penyerangan yang berbuntut saling serang. Namun, korban terlanjur berjatuhan dan kerugian telah ditimbulkan.

"Kita akan bertemu dengan pak Bupati untuk bagaimana segera mengatasi kejadian yang ada. Karena kita tahu, rangkaian kejadian ini masih terkait dengan kejadian sebelum-sebelumnya yang di Kwamki Lama," jelasnya.

Kata dia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Mimika untuk segera mengambil langkah agar konflik tidak meluas dan memakan banyak korban serta menimbulkan kerugian.

"Kita akan berusaha untuk bicara sama pak Bupati, untuk segera mengambil langkah-langkah konkrit tentang penyelesaian masalah ini agar tuntas. Tidak boleh dibiarkan, kalau dibiarkan ini akan berkepanjangan,” terangnya.

Fakhiri juga menegaskan bahwa atas kejadian ini serta timbulnya korban dan kerugian materil, pihak Polres Mimika akan mengusut dan memproses tuntas terkait aksi pembakaran serta pengrusakan rumah warga, bahkan penjarahan yang juga terjadi. “Ada satu yang sempat ditangkap oleh aparat Kepolisian sedang membakar. Jadi dia sedang melakukan pembakaran dan ditangkap, dan tentunya pak Kapolres akan proses itu sampai ke pengadilan,” pungkasnya.