Konsumsi Daging Ayam Berisiko Terserang Kanker?

Rusmanto
Rusmanto

Konsumsi Daging Ayam Berisiko Terserang Kanker? ilustrasi
Winnetnews.com - Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Oxford University menghasilkan fakta mengejutkan, yakni jika kita hobi makan daging ayam, bisa jadi risiko terkena kanker meningkat. Masalahnya adalah banyak orang yang sudah terlanjur menganggap daging ayam sebagai bahan makanan yang jauh lebih sehat dibandingan dengan daging merah.

Kaitan Antara Daging Ayam dengan Risiko Kanker

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam Journal of Epidemiology and Community Health dan dilakukan oleh para ahli dari Oxford University, Inggris, setidaknya 475 ribu warga Inggris berusia paruh baya dilibatkan dari tahun 2014 hingga 2016. Para peneliti mengecek kebiasaan makan para partisipan, termasuk kecenderungan untuk terkena penyakit. Hasilnya adalah, di akhir penelitian ada 23 ribu partisipan yang mengidap kanker.

Para peneliti menemukan kaitan antara konsumsi daging ayam dengan peningkatan risiko terkena kanker limfoma non-hodgkin, kanker yang menyerang sistem limfatik, jaringan yang ikut berperan dalam melawan berbagai macam sumber penyakit.

Tumor akibat penyakit ini berkembang dari salah satu jenis sel darah putih yang disebut sebagai lymphocytes. Kondisi ini tidak menunjukkan gejala nyeri, namun akan menyebabkan munculnya benjolan pada leher, ketiak, atau di pangkal paha. Selain itu, kita juga akan mengalami kelelahan berlebih, demam, keringat di malam hari, gangguan pernapasan, hingga penurunan berat badan secara drastis.

Para peneliti juga menemukan adanya kaitan erat antara konsumsi daging putih layaknya daging unggas bisa memicu kanker prostat dan kanker melanoma pada pria. Sebagai informasi, kanker prostat bisa mempengaruhi fungsi produksi sperma dan pengendalian urine pada pria. Meskipun kanker ini cenderung mudah dideteksi dan bisa disembuhkan jika masih belum parah, tetap saja kanker ini tidak bisa disepelekan.

Sementara itu, kanker melanoma adalah salah satu jenis kanker kulit paling ganas yang bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita lebih cermat dalam mengonsumsi daging ayam, khususnya dalam memilih daging ayam berkualitas, mengolahnya dengan cara yang tepat, sekaligus membatasi frekuensi mengonsumsinya demi mencegah datangnya masalah kesehatan.

Apa Reaksi Kamu?