Konsumsi Susu Timbulkan Jerawat?
ilustrasi

Konsumsi Susu Timbulkan Jerawat?

Jumat, 24 Jan 2020 | 12:40 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Ada banyak sekali mitos yang dipercaya oleh banyak orang terkait dengan jerawat. Sebagai contoh, ada beberapa jenis makanan yang dianggap bisa menyebabkan datangnya masalah kulit ini. Hanya saja, apakah benar jika susu bisa menyebabkan datangnya jerawat?

Apakah Susu Bisa Menyebabkan Jerawat?

Joshua Zeichner, pakar kesehatan dari Mount Sinai Hospital menyebut jerawat sebagai kondisi yang disebabkan oleh peradangan. Seringkali, hal ini dipicu oleh minyak alami kulit yang terjebak di dalam pori-pori dan kemudian membuat bakteri berkembang dan menyebabkan peradangan.

Masalahnya adalah Zeichner menyebut susu bisa menyebabkan peradangan yang sama. Kandungan di dalam minuman yang tinggi kandungan nutrisi ini bisa mempengaruhi kadar hormon testosteron di dalam tubuh yang akhirnya membuat produksi sebum atau minyak alami kulit meningkat. Padahal, minyak ini bisa memicu sumbatan pada paru-paru.

Kandungan protein di dalam susu seperti kasein juga bisa menyebabkan dampak yang sama. Hanya saja, pakar kesehatan Whitney Bowe dari New York, Amerika Serikat mengaku belum benar benar bisa menjabarkan bagaimana cara kasein memicu datangnya jerawat.

Bowe menyebut banyak orang yang rutin minum susu, khususnya para atlet atau mereka yang ingin membentuk badan di pusat kebugaran yang mengalami efek samping berupa munculnya jerawat. Hanya saja, hal ini sepertinya juga terkait dengan stres akibat aktivitas fisik yang berat.

Menariknya, meskipun susu terkait dengan risiko munculnya jerawat, produk turunannya seperti yoghurt dan keju justru tidak menyebabkan dampak yang sama. Kandungan probiotik di dalam yoghurt bisa mencegah terjadinya peradangan. Selain itu, proses fermentasi yang terjadi saat proses pembentukan yoghurt menurunkan kadar hormon IGF-1 dalam susu yang bisa memicu peradangan.

Khusus untuk keju, pakar kesehatan masih belum benar-benar bisa menemukan alasan mengapa bahan makanan ini tidak menyebabkan jerawat sebagaimana susu. Hanya saja, hal ini sepertinya disebabkan oleh kandungan laktosanya yang lebih rendah.

Meskipun begitu, dampak ini tidak berlaku bagi semua orang. Hal ini berarti, ada banyak orang yang rutin minum susu namun tidak akan menyebabkan jerawat. Jika kita tidak mengalami dampak tersebut, maka kita tetap bisa melanjutkan kebiasaan minum susu tanpa perlu khawatir akan mengalami jerawat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...