Konten LGBT di Podcast Deddy Corbuzier Jadi Polemik, Mahfud MD: Ini Negara Demokrasi

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 11 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

Konten LGBT di Podcast Deddy Corbuzier Jadi Polemik, Mahfud MD: Ini Negara Demokrasi
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md

Winnetnews.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menegaskan konten podcast Deddy Corbuzier yang membahas isu lesbian, gay, bisexual, dan transgender tidak melanggar hukum.

Selama konten tersebut tidak melanggar aturan yang berlaku, Mafud mengatakan negara tidak berwenang untuk melarang.

"Ini negara demokrasi. Negara tak berwenang melarang Dedy Corbuzier menampilkan LGBT di podcast miliknya," kata Mahfud Md kepada wartawan, Jakarta, Selasa (10/5).

Menurutnya, polemik yang terjadi akibat video podcast tersebut hanya sebatas perbedaan persepsi atau pandangan. Sampai saat ini, kata Mahfud, tidak ada masalah hukum terkait konten LGBT yang dibahas di podcast Deddy Corbuzier.

"Belum ada masalah hukum dalam kasus ini. Ini masalah persepsi dan pandangan serta pilihan untuk sama-sama berekspresi," tutur mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Sebelumnya, Deddy Corbuzier meminta maaf dan menghapus video podcast yang mengundang pasangan gay. Lewat akun Instagramnya, Deddy Corbuzier membantah jika dirinya dianggap mendukung kegiatan LGBT.

"Seperti biasa ketika gaduh di sosmed.. Saya minta maaf. Kebetulan masih dalam suasana bulan Ramadhan," tulisnya di Instagram.

"Sejak awal saya bilang tidak mendukung kegiatan LGBT. Saya hanya melihat mereka sebagai manusia. Hanya membuka fakta bahwa mereka ada di sekitar kita dan saya PRIBADI merasa tidak berhak men-judge mereka," lanjutnya.

Dalam tulisan tersebut, Deddy mengunggah video dirinya bersama Gus Miftah yang menanyakan soal hak LGBT dalam kaidah Islam.

Deddy Corbuzier lalu meminta maaf kepada semua pihak yang ikut terseret akibat polemik videonya tersebut.

"Sekali lagi mohon maaf buat semua pihak yang terimbas akan hal ini termasuk mereka," kata Deddy Corbuzier.

"I'm taking down the video. But I still believe they are human. Hope they will find a better way. Sorry for all," tutupnya.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...