KontraS Pertanyakan Siapa Oknum Pembantu Freddy Dalam Pengiriman Narkoba

KontraS Pertanyakan Siapa Oknum Pembantu Freddy Dalam Pengiriman Narkoba

Jumat, 12 Agt 2016 | 17:35 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mempertanyakan siapa oknum yang membantu terpidana mati Fredy Budiman dalam pengiriman narkoba ke Cengkareng, Jakarta Barat pada 2012. Pasalnya pada saat peristiwa pengiriman tersebut terjadi, ia masih berada dalam sel tahanan.

"Bagaimana Fredy mengontrol ini semua, dia dapat 'back up' dari mana?," kata Koordinator KontraS dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Dengan demikian, Haris memaklumi jika peredaran narkoba di Indonesia tidak bisa dibendung, karena aparat penegak hukum tidak mampu menangkap otak utama peredaran barang haram tersebut di Tanah Air.

"Pantas saja narkoba masih banyak beredar karena yang dihukum justru orang-orang yang hanya menjadi petunjuk jalan," tutur Haris Azhar.

Fredy, dalam tulisan yang dibuat Haris berjudul "Cerita Busuk dari Seorang Bandit: Kesaksian bertemu Freddy Budiman di Lapas Nusa Kambangan (2014)", mengaku memberikan uang ratusan miliar rupiah kepada penegak hukum di Indonesia untuk melancarkan bisnis haramnya di Tanah Air.

Uang masing-masing sebesar Rp450 miliar disebutnya telah diberikan kepada BNN dan Rp90 miliar ke pejabat Mabes Polri. Fredy juga mengaku pernah menggunakan fasilitas mobil pejabat TNI berbintang dua.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...