Kontroversi Hukuman Kebiri

Fellyanda Suci Agiesta
Jumat, 27 Mei 2016 08:03 WIB
Oleh Fellyanda Suci Agiesta pada Jumat, 27 Mei 2016 08:03 WIB
Image Kontroversi Hukuman Kebiri

WinNetNews.com - Hukuman kebiri bagi tersangka kekerasan seksual sudah di jadikan perppu dan sudah disetujui presiden. DPR juga sudah mendukung perppu tentang kejahatan seksual ini. Salah satunya Anggota DPR dari Partai Gerindra, Supratman Andi. Ia mengatakan sanksi kebiri tidak permanen, melainkan temporer.

Hal tersebut berbeda dengan pendapat para dokter. Dari kode etik kedokteran, hukuman kebiri sudah melanggar kode etik. Salh satunya dokter Ryu Hassan. Ia mengatakan tugas pengebirian melanggar kode etik. Karena kode etik kedokterakn salah satunya jangan menyakiti. Namn jika ini berkaitan dengan hukuman, mau tidak mau harus dijlani.

 

Namun bagi korban kekerasan seksual, hukuman tersebut hanya untuk menakuti-nakuti saja.

Sumber BBC

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Coba Nih Tips Bikin Sambal yang Paling Enak

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.