Kontroversi Konser PSY, Agensi Akan Berikan 4 Masker untuk Penonton

Nisa Diniah

Dipublikasikan 4 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

Kontroversi Konser PSY, Agensi Akan Berikan 4 Masker untuk Penonton
Foto: Allkpop

Winnetnews.com -  Penyanyi Korea Selatan, PSY belum lama ini menuai kritik tajam dari publik Korea karena konsernya bertajuk Psy Soak Show akan dilanjutkan tahun ini dengan judul Summer Swag. Selama konser tersebut, air yang digunakan atau disemprotkan ke arah penonton dinilai berlebihan karena menggunakan sekitar 300 ton air minum per pertunjukan.

Karena industri pertanian Korea Selatan saat ini mengalami kekeringan yang parah, banyak yang menilai bahwa PSY harus mengurangi penggunaan air. Ditambah lagi rawan penularan virus COVID-19 ketika kondisi masker basah selama konser.

Kekhawatiran diungkap oleh Central Disease Control Headquarters (CDC) atau Pusat Pengendalian Penyakit Korea Selatan  mengenai penyebaran virus dan bakteri berbahaya dalam kondisi basah.

Markas Besar memperingatkan, "Kami menyarankan agar acara di luar ruangan menahan diri dari menyemprotkan air ke kerumunan, jika memungkinkan."

Menanggapi hal ini, pada 22 Juni 2022, P Nation mengumumkan pembaruan mengenai tur konser solo PSY. Sebagai tanggapan atas peringatan CDC, pihak PSY menyatakan bahwa penonton konser akan menerima masker tahan air saat masuk.

"Menanggapi kekhawatiran tentang sanitasi masker sehubungan dengan COVID-19, setiap tempat konser akan didesinfeksi secara menyeluruh. Seluruh penontob konser akan mendapatkan 1 masker anti air, serta 3 masker KF94 yang dapat diganti hingga tiga kali selama pertunjukan berlangsung. Kami akan terus memberikan upaya terbaik kami dalam persiapan sehingga kami dapat menyapa penonton dengan konser berkualitas tinggi," kata P Nation dikutip dari Allkpop.

Sementara itu, menurut Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korea Selatan dalam pembaruan baru-baru ini, jumlah curah hujan rata-rata untuk Juni 2022 turun setengah dari jumlah yang tercatat selama tahun-tahun normal. Kekeringan di Korea Selatan diperkirakan akan berlanjut hingga Juli 2022.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...