Image Korban Kasus Perdagangan Ginjal Menjadi 30 Orang
Hukum  

Korban Kasus Perdagangan Ginjal Menjadi 30 Orang

Rabu, 10 Februari 2016 20:07 WIB

WinNetNews.com - Kepala Unit Tindak Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Mabes Polri Ajun Komisaris Besar Arie Darmanto menyebutkan bahwa korban kasus perdagangan ginjal bertambah dari jumlah korban sebelumnya, sehingga totalnya menjadi sekitar 30 orang.

"Data kami dan pengakuan tersangka itu masih 15 orang, tapi kami dapatkan dari tim di lapangan itu hampir mencapai 30 orang," ujar Arie di Balai Media dan Informasi Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/2).

Dengan bertambahnya jumlah korban yang cukup signifikan ini, lanjut Arie, pihaknya akan menggali terus informasi baru, termasuk soal keterkaitan dengan tiga tersangka yang ditangkap sebelumnya.

"Kami akan terus cari informasi-informasi ini, apakah semua itu terkait dengan tiga tersangka tersebut atau bukan. Harap maklum dan sabar, fokus kami sekarang klarifikasi dokumen yang terkait," ujarnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri membeberkan inisial tiga rumah sakit yang digunakan oleh tersangka penjual ginjal dalam menjalankan aksinya.

 

"Rumah sakitnya C, AW dan C di Jakarta semua," kata Kepala Bagian Analisis dan Evaluasi Komisaris Besar Hadi Ramdani.

Hadi mengatakan, korban diperiksa di rumah sakit C, kemudian dirujuk ke AW. Setelah itu, dia dioperasi di rumah sakit C yang lain.

Menurut Hadi, penyidik sudah bekerjasama dengan pihak rumah sakit dan memeriksa dokter-dokternya. Berdasarkan pemeriksaan itu, polisi menyimpulkan tidak ada keterlibatan rumah sakit dalam kasus dugaan penjualan ginjal ini.

"Semua kami cek. Sementara karena itu untuk kesehatan, tidak ada kejanggalan. Mereka melakukan sesuai prosedur. Tidak ada dugaan (terlibat)," kata Hadi.

Hadi tak menutup kemungkinan ada penetapan tersangka baru dalam kasus ini. Saat ini penyidik masih memeriksa saksi-saksi untuk terus mendalami keterlibatan pihak lain.

Hingga kini baru ada tiga tersangka yang ditetapkan, yaitu HR, DD dan AG. HR berperan sebagai penghubung dengan rumah sakit, sementara dua orang lainnya berperan sebagai pencari korban.

Dari para tersangka, penyidik menyita sejumlah barang bukti seperti dua telepon genggam, satu buku tabungan, satu kartu debit dan satu kartu kredit, serta komputer dan dokumen-dokumen.

(seperti dilansir dari CNN Indonesia)

Mulai Diproduksi, Sepeda Motor Tercantik di Dunia
Jokowi Nonton Dilan 1990 di Bioskop Senayan City

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun