Korsel hentikan sementara penjualan mobil Volkswagen

Rike
Rabu, 03 Agustus 2016 17:00 WIB
Oleh Rike pada Rabu, 03 Agustus 2016 17:00 WIB
Image Korsel hentikan sementara penjualan mobil Volkswagen

WinNetNews.com-Korea Selatan melakukan penghentian sementara penjualan 80 model kendaraan Volkswagen serta menjatuhkan denda US$16 juta atau sekitar Rp210 miliar dengan alasan produsen otomotif Jerman itu memalsukan dokumen tentang tingkat emisi dan kebisingan.

Menurut Pemerintah Korea Selatan, produsen VW sudah menjual 80.000 unit kendaraan Volkswagen, Audi dan Bentley selama 10 tahun terakhir berdasarkan informasi yang keliru.VW mengatakan sejauh ini pihaknya sudah melakukan revisi dokumen. Dikatakan oleh VW bahwa larangan penjualan itu sangat berlebihan. Volkswagen, merupakan produsen mobil terbesar kedua di dunia, menghadapi gugatan hukum di sejumlah negara setelah mengaku merekayasa uji emisi di sebagian kendaraan berbahan bakar diesel.

Walau Korea Selatan tergolong sebagai pasar yang relatif kecil untuk produk Volkswagen, negara itu jadi pasar besar bagi model-model mobil mewah seperti Audi dan Bentley.Dengan adanya keputusan ini, maka mobil-mobil Volkswagen tidak boleh dijual, sementara menunggu dikeluarkannya sertifikasi yang baru.

"Biasanya diperlukan waktu tiga bulan untuk mengurus sertifikasi kendaraan, tetapi mungkin diperlukan waktu lebih lama untuk Volkswagen, karena kami akan menempuh langkah-langkah yang hati-hati," ungkap Direktur Lingkungan Korea Selatan, Hong Dong-gon pada Selasa (02/08).

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Ciri-ciri Kalau Kamu Diikuti Makhluk Halus

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.