Korut berencana kibarkan bendera negaranya di bulan

Rike
Kamis, 04 Agustus 2016 20:48 WIB
Oleh Rike pada Kamis, 04 Agustus 2016 20:48 WIB
Image Korut berencana kibarkan bendera negaranya di bulan

WinNetNews.com-Korea Utara pun ingin mengibarkan bendera di bulan. NASA versi Korut pada wawancaranya dengan AP mengatakan sanksi internasional tak akan menghalangi langkah mereka untuk meluncurkan satelit pada tahun 2020.

"Kami berharap bisa melihat bendera Korut di bulan dalam 10 tahun kedepan," jelas Direktur Departemen Penelitian Ilmu Pengetahuan, National Aerospace Development Administration (NADA), Hyon Kwang Il. Ia mengatakan bahwa ia yakin para peneliti antariksa mereka bakal mencapai luar angkasa. Hyon menyebut saat ini Korut sedang menjalankan misi lima tahunan atas perintah Kim Jong-un untuk fokus pada meluncurkan satelit observasi Bumi.

Menurutnya, universitas-universitas Korut pun tengah mengembangkan program untuk melatih ilmuwan roket. "Kami berencana mengembangkan satelit observasi dan menyelesaikan masalah komunikasi kami," terang Hyon. Sejauh ini, Korut terus melakukan uji peluncuran rudal yang juga adalah dasar untuk meluncurkan satelit. Sejumlah uji bisa dikatakan sukses. Korut pun mengatakan telah meluncurkan satelit Kwangmyongsong 4 pada 7 Februari, sebulan usai melakukan uji bom hidrogen.

Semua langkah ini telah menuai kecaman dan menambah daftar sanksi bagi Korut. Hyon menyebutkan sanksi yang diberikan itu konyol. "Negara kami mulai menyelesaikan rencana dan mendapat banyak kesuksesan," ujar dia.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Jokowi Ajak JK Jenguk SBY di RSPAD

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.