Skip to main content

KPBI: Tito Miliki Catatan Hitam Penegakkan Hukum Perburuhan

KPBI: Tito Miliki Catatan Hitam Penegakkan Hukum Perburuhan
KPBI: Tito Miliki Catatan Hitam Penegakkan Hukum Perburuhan

Jakarta, Winnetnews.com - Konferensi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) menilai calon tunggal Kapolri Komjen Pol Tito Karnavian, telah gagal menegakkan hukum perburuhan. KPBI menilai itu, ketika Tito menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

"Tito memiliki catatan hitam dalam penegakan hukum perburuhan yang merugikan gerakan buruh maupun hak demokrasi rakyat," kata Pimpinan Kolektif KPBI Michael melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Michael mengatakan berdasarkan data dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, 83 persen pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jakarta disebabkan oleh upaya pemberangusan serikat pekerja.

Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), salah satu anggota KPBI, bahkan mencatat 2.300 buruh anggotanya di-PHK secara sepihak pada 2013 hingga 2015 yang sebagian besar disebabkan oleh pemberangusan serikat terjadi di wilayah Jakarta dan Bekasi yang merupakan wilayah Polda Metro Jaya.

Padahal, pemberangusan serikat merupakan tindak pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Buruh/Serikat Pekerja. Namun, KPBI tidak melihat ada tanggapan berarti dari kepolisian terhadap pidana perburuhan tersebut.

"Banyak laporan pidana pemberangusan berserikat menguap begitu saja. Karena itu, KPBI mengusulkan kepolisian membentuk desk pidana perburuhan untuk menegaskan komitmennya terhadap demokrasi," tuturnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top