KPK Akan Periksa Dua Staf PN Jakpus Terkait Suap Panitera Eddy Nasution

Zaenal Arifin
Zaenal Arifin

KPK Akan Periksa Dua Staf PN Jakpus Terkait Suap Panitera Eddy Nasution
 Jakarta, Winnetnews.com -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (4/8/2016) ini, akan memanggil dua orang staf Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pemanggilan ini terkait dengan kasus suap yang melibatkan Panitera Eddy Nasution.

"Iya hari ini Staf PN Jakpus, Suhendro dan Juru Sita PN Jakpus Tri Wahyono akan dipanggil penyidik untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka EN," ujar Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Dalam kasus ini, Eddy dianggap telah menerima uang sebesar Rp50 juta dari seorang pihak swasta, Doddy Arianto Supeno pada Rabu (20/4/2016) di parkiran Basement Hotel di kawasan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Terhadap pemberian uang ini, KPK menduga bukanlah untuk pertama kalinya, tapi sudah ada pemberian sebelumnya, yakni sebesar Rp100 juta.

Dalam pengembangannya, penyidik juga menggeledah beberapa tempat seperti Kantor Mahkamah Agung, Ruangan Sekjen MA, Kantor Paramount Enterprise Internasional, dan Gading Serpong, kediaman Nurhadi di Hang Lekir.

Hasilnya, penyidik menyita sejumlah uang dan dokumen. Sebagai pengembangan, KPK juga telah menerbitkan surat penyelidikan untuk Nurhadi sejak akhir bulan lalu.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});