KPK Ingatkan Ketua MK yang Baru Agar LAporkan Hartanya
ilustrasi

KPK Ingatkan Ketua MK yang Baru Agar LAporkan Hartanya

Selasa, 3 Apr 2018 | 07:06 | Rusmanto

WinNetNews.com - KPK mengingatkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru, Anwar Usman, serta wakilnya, Aswanto, melaporkan harta kekayaannya. Anwar diketahui terakhir kali menyetor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 7 tahun lalu.

"Sesuai UU 28/1999, maka tentu PN (penyelenggara negara) yang baru dilantik wajib melaporkan kekayaannya. KPK akan menerima pelaporan tersebut. Agar lebih mudah, pelaporan juga dapat dilakukan melalui e-LHKPN. Jika membutuhkan petunjuk dalam pengisian, dapat kami bantu," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dimintai konfirmasi, Senin (2/4/2018).

Di samping itu, Febri menyebut KPK menaruh harapan pada terpilihnya Anwar dan Aswanto. Keduanya diharapkan membawa semangat lebih kuat dalam pemberantasan korupsi.

"Kami ucapkan selamat atas terpilihnya Ketua dan Wakil Ketua MK yg baru. Diharapkan ada semangat yang jauh lebih kuat untuk pemberantasan korupsi," tuturnya.

Dari aplikasi LHKPN, diketahui Anwar melapor pada 18 Maret 2011. Harta kekayaannya saat itu sejumlah Rp 3,9 miliar, yang terdiri dari tanah dan bangunan, 5 kendaraan bermotor, investasi surat berharga, giro, serta piutang.

Anwar adalah hakim konstitusi utusan Mahkamah Agung (MA) pertama yang menjabat kursi Ketua MK. Dia menggantikan Ketua MK sebelumnya, Arief Hidayat, dan akan menjabat hingga 2020. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...