KPK Kembali Tetapkan 1 Tersangka Baru Kasus Suap 'Sapi-Kambing'

Ahmad Mashudin
Selasa, 22 Agustus 2017 21:25 WIB
Oleh Ahmad Mashudin pada Selasa, 22 Agustus 2017 21:25 WIB
Image KPK Kembali Tetapkan 1 Tersangka Baru Kasus Suap 'Sapi-Kambing'

WinNetNews.com - KPK menetapkan 1 orang tersangka lagi terkait kasus suap dengan sandi 'sapi-kambing' di Pengadilan Negeri Jakarta selatan (PN Jaksel). Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut tersangka yang baru ditetapkan itu adalah Direktur Utama (Dirut) PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI) Yunus Nafik.

"Tadi, di konferensi pers, yang dinaikkan ke penyidikan (tersangka) 2 orang (panitera pengganti Tarmizi dan advokat Akhmad Zaini). Dari hasil penggeledahan di Surabaya, malam ini, tersangka sudah tambah satu lagi, Dirut PT ADI," ucap Agus ketika dikonfirmasi, Selasa (22/8/2107).

"(Inisial) YN)," sambung Agus.

Sementara itu, dari pantauan di KPK, ada mobil yang masuk ke lobi dan membawa sekitar 2 orang masuk ke dalam gedung. Namun belum diketahui apakah yang bersangkutan merupakan Dirut PT ADI atau bukan.

Kasus ini berawal dari gugatan yang dilayangkan Eastern Jason Fabrication Service (EFJS) Pte Ltd kepada PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Gugatan itu berkaitan dengan wanprestasi dan PT ADI digugat pembayaran ganti rugi senilai USD 7,6 juta dan SGD 131 ribu.

Pengacara PT ADI, Akhmad Zaini, pun bermain mata dengan panitera pengganti PN Jaksel Tarmizi agar gugatan itu ditolak. Agar tak terdeteksi KPK, mereka berkomunikasi dengan sandi 'sapi' untuk uang ratusan juta rupiah dan 'kambing' untuk uang puluhan juta rupiah.

Tarmizi pun menerima suap sebesar Rp 425 juta agar dapat mengurus perkara itu. Keduanya lalu ditangkap KPK pada Senin (21/8) kemarin. Tarmizi dan Akhmad lalu ditetapkan sebagai tersangka.

Cara Move On dari Mantan Pacar
Kisah Mrapen, Tempat Asal Api Abadi Asian Games

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.