Skip to main content

KPK Mengaku Tidak Menemukan Tindak Korupsi di RSSW

KPK Mengaku Tidak Menemukan Tindak Korupsi di RSSW
KPK Mengaku Tidak Menemukan Tindak Korupsi di RSSW

Jakarta, Winnetnews.com - Ketua KPK Agus Rahardjo, mengungkapkan bahwa dalam pembelian lahan RS Sumber Waras (RSSW) di Jakarta seluas 3,64 hektare, pihaknya tidak menemukan tindak korupsi yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Jadi penyidik kami tidak menemukan perbuatan melawan hukumnya. Karena itu jalan satu-satunya, kita lebih baik mengundang BPK untuk bertemu dengan penyidik kami. Dari situ berarti kan sudah selesai, perbuatan melawan hukumnya selesai," kata Agus Rahardjo di sela-sela rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Dalam penyelidikan Sumber Waras itu, KPK sudah meminta keterangan Gubernur DKI Jakarta pada 12 April 2016 lalu.

Menurut Agus, kesimpulan itu berasal dari penelusuran penyelidik KPK.

"Kalau sudah (tingkat) penyidikan, KPK tidak boleh memberhentikan, ini kan masih di penyelidikan. Karena mereka (penyelidik) tidak menemukan, jadi itu bukan suara pimpinan lho, itu suara dari bawah," tambah Agus.

Hal ini tentu berbeda dengan pendapat BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan DKI Jakarta 2014 yang menyatakan pembelian tanah itu berindikasi merugikan keuangan daerah hingga Rp191,3 miliar karena harga pembelian pemprov DKI terlalu mahal.

"Ternyata dari pendapat banyak ahli, ada selisih, tapi tidak sebesar itu. Banyak ahli ada yang berpendapat di mana-mana harga NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) adalah harga yang bagus. Oleh karena itu jalan satu-satunya kita temukan antara penyidik kita dan BPK," jelas Agus.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top