KPK Nilai Setoran Caketum Golkar sebagai Politik Uang

KPK Nilai Setoran Caketum Golkar sebagai Politik Uang

WinNetNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan adanya kewajiban kepada setiap calon Ketua Umum Partai Golkar sebesar Rp 1 miliar. Menurut Komisioner KPK, Laode M Syarif setoran yang dipatok Panitia Pengarah (Steering Commitee/SC) Munaslub Partai Golkar itu merupakan politik uang yang sangat nyata.

Untuk itu, Syarif mengatakan, pihaknya meminta internal Partai Golkar untuk mengubah budaya money politic tersebut. Ketimbang menyetor uang, kata dia, bakal calon ketua umum Golkar diminta menyumbang ide-ide brilian demi perbaikan partai berlambang beringin tersebut.

"Yang seharusnya disumbang para calon itu adalah ide-ide brilian untuk perbaikan Golkar bukannya uang yang Rp 1 miliar percalon. Ayo kita ubah kegilaan ini menjadi kewarasan," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pengarah (Steering Commitee/SC) Munaslub Partai Golkar, Nurdin Halid, menyatakan, biaya Munaslub diperkirakan mencapai Rp 47 miliar.

Para bakal calon akan dibebankan uang pendaftaran sebesar Rp 1 miliar dan diserahkan saat verifikasi dokumen pendaftaran. Selain uang setoran dari bakal calon, biaya Munaslub diperoleh dari iuran anggota dan sumbangan-sumbangan yang disepakati dan mengikat.

disadur dari situs beritasatu