KPK Periksa Seorang Anggota DPRD Sumut Terkait Suap

Zaenal Arifin
Kamis, 28 Juli 2016 11:33 WIB
Oleh Zaenal Arifin pada Kamis, 28 Juli 2016 11:33 WIB
Image KPK Periksa Seorang Anggota DPRD Sumut Terkait Suap

 Jakarta, Winnetnews.com -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini, Kamis (28/7/2016), menjadwalkan pemeriksaan kepada seorang anggota DPRD Sumatera Utara Januari Siregar. Pemeriksaan ini terkait dengan kasus suap anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Dalam kasus tersebut, KPK menetapkan Muhammad Afan sebagai tersangka penerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Selain Januari Siregar, politikus Hanura yakni Patar Sitompul Fanotona Warumu dan Ebenejer Sitorus juga akan diperiksa dalam kasus yang sama.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menuturkan, saksi diperiksa terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Sumut tahun anggaran 2012, persetujuan perubahan APBD Sumut di tahun 2012, pengesahan APBD Sumut 2014 dan 2015 dan persetujuan laporan pertanggungjawaban Sumut tahun anggaran 2014.

"Saksi akan dikonfirmasi seputar beberapa hal yang dia ketahui," katanya ketika dikonfirmasi di gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Dalam suap anggota DPRD Sumut ini, KPK telah menetapkan 13 tersangka, lima diantaranya sudah masuk tahap persidangan, Sedangkan tujuh orang yang masih proses penyidikan yakni Muhammad Afan, Budiman Nadapdap, Guntur Manurung, Zulkifli Effendi Siregar, Bustami, Zulkifli Husein, dan Parluhutan Siregar.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Model Cantik Ini Jalan di Catwalk Sambil Menyusui

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.