KPK Tak Akan OTT, Dengan Catatan Khusus
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan/Foto: Istimewa

KPK Tak Akan OTT, Dengan Catatan Khusus

Sabtu, 17 Jun 2017 | 21:55 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com – Tercatat dalam tiga minggu terakhir ini, masyarakat dikagetkan oleh tiga kali penangkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bentuknya sendiri adalah Operasi Tangkap Tangan (OTT). Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengingatkan agar pelaku korupsi atau suap untuk berhenti.

"Terus terang, kalau kita 5 pimpinan sudah sepakat tidak akan melakukan OTT. Tapi kalau sudah ada di depan mata, tim sudah ada di sana, apa dilepaskan kan enggak. Benar, kalau tidak berhenti juga akan ada banyak dan banyak lagi OTT," papar Basaria Panjaitan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (17/06/2017).

Basria menyatakan, KPK sudah mengupayakan tindakan preventif dengan mengundang kepala daerah dan aparat pengawas internal pemerintah (APIP) untuk menjaga integritas. Meski demikian, tidak berarti OTT akan berhenti.

"Benar tadi kita sudah melakukan supervisi, pencegahan, sosialisasi dimana-mana, bukan berarti OTT-nya harus berhenti, enggak juga. Upaya pencegahan tetap dilakukan tujuannya untuk tidak terjadi langkah berikutnya, itu tindakan represif," kata Basaria.

Tahun 2017 ini KPK sudah menetapkan 21 provinsi menjadi fokus penempatan Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupga) sebagai sasaran penindakan dan pencegahan terintegrasi.

"Otomatis mereka akan bisa menambah informasi untuk tim Korsupdak (Koordinasi dan Supervisi Penindakan) yang juga ada di masing-masing daerah. Makanya melalui OTT ini disampaikan kehati-hatian untuk tidak berbuat lagi. Kita sekarang sudah ada dimana-mana," tutupnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...