KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi saat Idulfitri, Nilainya Capai Rp274 Juta

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan sebulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi saat Idulfitri, Nilainya Capai Rp274 Juta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Winnetnews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima 395 laporan terkait gratifikasi saat Hari Raya Idulfitri 2022 dengan nilai diperkirakan mencapai Rp274.117.519.

"Laporan tersebut terdiri dari 7 objek berupa cendera mata atau plakat dengan nilai taksir Rp 4.350.000; 268 objek berupa karangan bunga, makanan, dan minuman dengan nilai taksir Rp 153.736.899; 9 objek berupa uang, voucher, logam mulia dengan nilai taksir Rp 32.290.000; serta 111 objek dalam bentuk lainnya dengan nilai taksir Rp 83.740.620," ujar Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegehan Ipi Maryati Kuding kepada wartawan, Senin (16/5).

Ipi menjelaskan dari jumlah tersebut sebanyak 367 termasuk dalam laporan penerimaan dan 28 termasuk dalam laporan penolakan gratifikasi. Saat ini, lanjutnya, sejumlah yang telah dilaporkan tersebut telah diterima KPK dan sebagian masih dalam proses dikirimkan oleh pihak pelapor.

"KPK menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah melaporkan penerimaan maupun penolakan gratifikasi tersebut. Hal ini sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi," ucapnya.

Sebelumnya, KPK lewat Surat Edaran No 09 Tahun 2022 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi terkait Hari Raya mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan pemberian gratifikasi.

"KPK terus mengajak masyarakat untuk menghindari praktik Gratifikasi, baik sebagai pemberi maupun penerima, karena gratifikasi bisa termasuk dalam tindak pidana korupsi," papar Ipi.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...