KPK Terus Pantau Temuan BPK Mengenai Kunker Fiktif Anggota DPR Senilai Rp 945 M

KPK Terus Pantau Temuan BPK Mengenai Kunker Fiktif Anggota DPR Senilai Rp 945 M

Jumat, 13 Mei 2016 | 10:15 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kunjungan kerja (kunker) perorangan anggota DPR yang diduga fiktif hingga berpotensi merugikan negara mencapai Rp 945 miliar, terus dipantau oleh Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK). Saat ini KPK sedang menunggu laporan dari BPK terkait temuan tersebut.

"Kami perlu melihat dulu temuannya secara rinci seperti apa. Sejauh ini kami baru tahu dari pemberitaan saja," kata Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati, di Jakarta, Jumat (13/5).

Potensi kerugian negara yang berasal dari kunker fiktif anggota DPR sebesar Rp 945.465.000.000. Laporan BPK tersebut telah diserahkan ke Kesetjenan DPR sebelum diteruskan ke 10 Fraksi di DPR. Adanya temuan BPK tersebut tentu semakin mempertegas kualitas anggota DPR semakin buruk.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai, laporan BPK tersebut merupakan fakta atas dugaan banyaknya anggota DPR tidak pernah mengunjungi daerah pemilihan (dapil) pada saat reses namun menyimpangkan anggarannya. Temuan BPK itu juga mematahkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) yang selalu diberikan BPK kepada DPR.

"Maka penyimpangan dana reses anggota semakin nyata," kata Lucius. 

Sumber: Beritasatu.com

Foto: kumpulanunix.blogspot.com

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...