(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

KPPU Lakukan Penelusuran Kenaikan Harga Bawang Merah

Rike
Rike

KPPU Lakukan Penelusuran Kenaikan Harga Bawang Merah
WinNetNews.com-Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) butuh melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai kenaikan harga bawang merah di sejumlah daerah termasuk di Pasar Klandasan, Balikpapan.

Pejabat KPPU RI Kurnia Sya'ranie didampingi anggota KPPU Tresna Soemardi, Kepala Bank Indonesia Balikpapan Suharman Tabrani, Asisten II Sekkot Balikpapan Sri Soetantinah dengan Kepala Dinas Pasar berkunjung ke Pasar Klandasan untuk mengecek langsung situasi harga bahan pokok itu, Jumat (13/5). Harga bawang merah sebelumnya Rp40 ribu per kg,tetapi kini telah melonjak jadi Rp55 ribu per kg. Selain harga bawang, harga kebutuhan pokok yang lain pun dimonitor. Harga telur, daging ayam, daging sapi juga dicatat.

Harga-harga komoditas itu sudah naik, namun yang paling signifikan yaitu kenaikan harga bawang merah. Kurnia Sya'ranie sebutkan pihaknya kini sedang menelusuri kenaikan harga bawang merah. Harga bawang di Pasar Klandasan Balikpapan yang diperoleh hari ini sama seperti yang terjadi di daerah lain. "Kami lakukan di seluruh Indonesia," ungkap dia.Pasar Klandasan ini dikenal miliki perbedaan harga yang tinggi ketimbang pasar lain di Balikpapan, sehingga akan dilakukan penelusuran harga di pasar-pasar lainnya oleh KPPU setempat.Harga di Pasar Klandasan selalu lebih mahal dari pasar-pasar lainnya, tapi juga umumnya dibarengi dengan kualitas yang lebih terjamin.

Pihaknya mengharapkan jelang puasa harga-harga tak melonjak tinggi. "Kenaikan harga ini harus dijaga betul, makanya hari ini kami ketemu tim pemda supaya mengawasi hal seperti ini," ucapnya pula. KPPU tak sekadar berhenti pada monitoring, tetapi jika ditemukan ada pelanggaran persaingan usaha hal ini dapat masuk dalam perkara yang disidik KPPU."Tidak sekadar monitoring. Kami akan jadikan perkara seperti soal ayam yang ini sedang sidang. Kartel daging kemarin sudah putus dan kena sanksi Rp21 miliar dan jumlah semuanya Rp130 miliar," terangnya.KPPU pun meminta supaya pemerintah daerah bersama BI dan KPPU melakukan pengawasan dan koordinasi, sehingga kenaikan harga-harga kebutuhan pokok bisa dikendalikan. Mennurut pedagang bawang merah kenaikan harga telah terjadi sejak sebulan lalu.Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Suharman Tabrani menjelaskan bahwa Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan memastikan kenaikan harga bahan pangan tak akan melampaui batas wajar.

"Kalau ada kenaikan harga hingga 5 persen karena alasan distribusi itu masih wajar. Yang tidak wajar adalah kalau kenaikan harganya hingga berkali-kali lipat dari harga normal," terang Tabrani. Dia pun mengimbau supaya masyarakat Balikpapan tidak berbelanja bahan pangan dengan berlebihan, untuk menghindari keterbatasan pasokan yang diakibatkan tingginya permintaan masyarakat. "Kami juga akan pastikan stok barang tersedia mencukupi," ungkap dia lagi.

Sumber : republika.co.id

Foto: http://sehatalamiku.com/

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});