KPU RI: Krisis Kepercayaan Masalah Utama Penyelenggaraan Pemilu

Zaenal Arifin
Zaenal Arifin

KPU RI: Krisis Kepercayaan Masalah Utama Penyelenggaraan Pemilu Ketua KPU RI Juri Ardianto. Foto: Ist

Jakarta, Winnetnews.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Juri Ardiantoro memandang krisis kepercayaan publik merupakan masalah utama penyelenggaraan pemilu saat ini. Akibatnya, jumlah pemilih dalam pemilu/pilkada menjadi berkurang.

"Keyakinan publik yang kian berkurang atas kredibilitas calon pemimpinnya, kemudian berimbas kepada menurunnya partisipasi pemilih dalam menggunakan suaranya," kata Juri di Jakarta, Minggu (18/9/2016).

Hal ini juga dibuktikan dengan tidak tercapainya target partisipasi masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah serentak 2015, yang hanya mampu mengumpulkan 70 persen suara dari target sebesar 77,5 persen suara.

Oleh karena itu, menurut dia, kini para penyelenggara pemilu di seluruh Indonesia dan sejumlah lembaga penunjangnya perlu mengupayakan pengembalian kepercayaan publik tersebut.

"Salah satu langkah untuk meningkatkan partisipasi pemilih adalah dengan mengerahkan para anggota Komunitas Peduli Pemilu yang bertugas melakukan sosialisasi tentang kepemiluan," tuturnya.

Menurut dia, kelompok ini kelak dapat menjadi "jembatan" untuk masyarakat dalam mengetahui manfaat suara mereka terhadap perubahan negara.

Apa Reaksi Kamu?