Skip to main content

Kredit Sindikasi Tetap Disalurkan Untuk Pembangunan Infrastruktur

Ilustrasi pialang sahamFoto: Karna WNN
Ilustrasi pialang sahamFoto: Karna WNN

WinNetNews.com – Kredit hingga Rp20 triliun di tiga bulan terakhir tahun ini bakal terus disalurkan di tiga bulan terakhir tahun ini oleh Bank Mandiri Tbk (BMRI). Kredit sindikasi ini sebagian akan disalurkan untuk pembangunan infrastruktur.

SVP Corporate Banking perseroan, Alexandra Wijoyo mengatakan sepanjang tahun perseroan sudah banyak menyalurkan pembiayaan berupa kredit pembangunan infrastruktur. Kredit jenis ini tidak banyak menyumbang dalam kredit macet alias non performing loan (NPL) perseroan.

"Untuk infrastruktur, di corporate banking NPL-nya minim. NPL corporate banking menyeluruh saja di bawah 1% sehingga yang khusus untuk infrastruktur itu jauh di bawah itu," kata Alexandra di Kantor Pusat Jasa Marga, Jumat (13/10/2017).

Menurut dia, dikutip dari sumber resmi, bahkan hingga akhir tahun ini penyaluran kredit infrastruktur masih belum akan menyumbangkan NPL bagi perseroan. Sementara hingga akhir tahun ini penyaluran kredit BMRI meningkat lebih dari 10% dibandingkan dengan jumlah kredit tahun lalu.

"Tumbuh di atas 10%, nilai sampai akhir tahun belum bisa dishare," tambahnya.

Adapun di tahun lalu, perseroan telah menyalurkan kredit baik itu untuk kredit infrastruktur maupun corporate banking sebesar Rp226 triliun.

"Kredit infrastruktur banyak disalurkan untuk proyek pembangkit listrik, selain jalan tol ada untuk pembangkit listrik, infrastruktur termasuk untuk konstruksi juga. Fokusnya jalan tol dan pembangkit, porsinya sekitar 75% ke toll road dan pembangkit," kata dia.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top