Skip to main content

Krisis Utang Yunani Memberi Sentimen Negatif

Krisis Utang Yunani Memberi Sentimen Negatif
Krisis Utang Yunani Memberi Sentimen Negatif

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu hanya naik tipis 2 poin setelah bergerak fluktuatif. Meski naik tipis, Indeks jadi satu-satunya yang positif di antara pasar saham Asia.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (26/6/2015), IHSG ditutup naik tipis 2,963 poin (0,06%) ke level 4.923,005. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 1,469 poin (0,17%) ke level 842,366.

Pekan lalu Wall Street ditutup mixed, tercatat negatif dalam sepekan. Investor masih menunggu laporan keuangan emiten sambil memantau pergerakan krisis utang Yunani.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 56,3 poin (0,31%) ke level 17.947. Indeks S&P 500 menipis 0,8 poin (0,04%) ke level 2.102, dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 31,7 poin (0,62%) ke level 5.081.

Hari ini IHSG diperkirakan bergerak mix cenderung melemah dengan adanya sentimen negatif dari pasar global. Investor asing bakal kembali melepas saham.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 352,37 poin (1,70%) ke level 20.353,78.
  • Indeks Straits Times jatuh 38,46 poin (1,16%) ke level 3.282,44.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:

Waterfront Securities

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 26 Juni 2015 ditutup menguat tipis 0,06% pada level 4923, setelah bergerak dua arah. Sektor keuangan mengalami kenaikan terbesar. Investor asing net buy Rp133,7 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup mix karena pasar menantikan hasil negosiasi antara Yunani dan kreditornya pada hari Sabtu. Data Mich Sentiment bulan Juni naik pada level tertinggi dalam lima bulan terakhir yaitu pada level 96,1 dari 94,6, yang mengindikasikan membaiknya pasar tenaga kerja telah meningkatkan optimisme masyarakat AS akan ekonominya. Sementara itu PM Yunani menyatakan akan melakukan referendum mengenai syarat yang diajukan kreditornya untuk mendapatkan paket bantuan berikutnya. Voting itu akan dilakukan pada 5 Juli, sehingga Yunani meminta perpanjangan paket bantuan yang seharusnya jatuh tempo pada 30 Juni, selama beberapa hari ke depan karena referendum tersebut. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diant aranya pending home sales, Case-Shiller 20 city index, Chicago PMI, consumer confidence, ADP Employment index, ISM index, construction spending, auto sales, nonfarm payrolls, unemployment rate dan factory orders. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan akan bergerak cenderung mixed to up. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 4850 - 4980. Rekomendasi: BBRI, BMRI, KLBF, ITMG, PGAS, PTPP, SSMS.

Mandiri Sekuritas

Pergerakan IHSG kembali ke area konsolidasi minor, dalam beberapa hari ke depan estimasi kami IHSG masih begerak bervariasi dan cenderung sideways.

Volume perdagangan mengalami penurunan dan di bawah rata-rata perdagangan tiap harinya. Fase konsolidasi/sideways mempunyai karakteristik false signal/whipsaw.

Semua sektor IHSG, berada di bawah garis rata-rata 200 harian, yang memberikan arti bahwa semua sektor ini berada dalam kondisi Bearish.

Estimasi pergerakan indeks hari ini masih berada di 4.900-5.000.

Indeks Dow Jones masih bergerak dalam pola konsolidasi di kisaran support 17.600‐17.800 dan resistance 18.000‐18.200. Begitu juga dengan S&P 500 yang masih bergerak di konsolidasi di kisaran 2.070-2.130. Pasar Saham Amerika tidak begitu banyak bergerak, dan cenderung sideways.

Begitu pun juga dengan Pasar Eropa ditutup bervariasi pada akhir minggu keempat di bulan Juni Pasar Asia, secara umum ditutup turun signifikan terutama Shanghai, HSI, ASX. Harga minyak jenis WTI berada dalam pola konsolidasi di support US$ 58/barel, dan resistance di US$ 62/barel dengan kecenderungan sideways. (detik.com)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top