Kronologi Terkaitnya Anggota Brimob dengan Peluru Nyasar di Rumah Jazuli
Karo Penmas, Brigjen Pol. Rikwanto dan Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol. Martinus Sitompul/Foto: Zool WNN

Kronologi Terkaitnya Anggota Brimob dengan Peluru Nyasar di Rumah Jazuli

Senin, 15 Mei 2017 | 16:12 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Bripka Teguh Dwiyatno merupakan staf yang bertanggungjawab atas kegiatan latihan tembak di Lapangan Brimob Kedaung, Ciputat, Tangerang Selatan. Sehari-hari, Bripka Teguh mengurusi masalah perbekalan kegiatan menembak seperti senapan dan peluru. Wafatnya Bripka yang berasal dari kesatuan Brimob itu menguak hal lain yaitu keterkaitan dirinya dengan "peluru nyasar" di rumah Ketua Fraksi DPR RI, Jazuli Juwaini beberapa waktu lalu.

"Beliau diperiksa intensif terkait tanggung jawabnya," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Rikwanto di Jakarta, Senin (15/05/2017).

Rikwanto menjelaskan, Bripka Teguh ditemukan bersimbah darah di bagian kepalanya, di garasi Asrama Brimob Kompi I, Batalyon A, Resimen III Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan. Saat ditemukan, Bripka Teguh masih mengenakan seragam lengkapnya dan sepucuk senjata api jenis revolver CDS miliknya berada di dekatnya. Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya.

Di sisi lain, Rikwanto mengungkapkan keterkaitan wafatnya Bripka Teguh dengan peristiwa peluru nyasa di rumah Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini.

"Dengan kejadian adanya lepasan tembakan, pada waktu membuang tembakan dalam sebuah latihan. Sehingga arah dari peluru, mengenai jendela anggota DPR. Yang bersangkutan diperiksa, dengan intens, apa yang menjadi tanggung jawabnya. Diduga karena peristiwa tersebut dan korban diperiksa, kemudian korban stres dan mengakibatkan diduga bunuh diri. Sementara, meninggalnya Bripka Teguh bunuh diriatas tugas yang dilaksanakan," ungkapnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...