(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kualitas Kesehatan Menurun Karena Kebiasaan Buruk Ini

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Kualitas Kesehatan Menurun Karena Kebiasaan Buruk Ini

Wingamers - Rutinitas pekerjaan selama 8 hingga 9 jam per hari ternyata menimbulkan kebiasaan buruk yang berpotensi mengurangi kualitas kesehatan tubuh. Tinggalkan kebiasaan buruk itu sekarang !

Melansir laman bsinis, kebiasaan buruk yang tidak sadar dilakukan selama jam kerja.

1. Tidak sarapan pagi

Mungkin Anda tergesa-gesa dan tak sempat sarapan pagi sebelum berangkat bekerja. Bisa juga, Anda tidak memandang penting sarapan pagi sebelum bekerja di kantor. Namun, banyak ahli mengatakan bahwa sarapan dapat membantu melancarkan metabolisme tubuh dan meningkatkan energi agar tubuh Anda tidak lesu ketika bekerja.

Oleh karena itu, jangan lewatkan sarapan pagi sebelum berangkat kerja.

2. Duduk membungkuk

Lamanya waktu bekerja bisa membuat posisi duduk tidak lagi terkontrol, tak jarang ada pekerja yang tak sadar kalau duduknya menjadi membungkuk. Duduk membungkuk saat sedang melakukan pekerjaan memang sering menjadi kebiasaan buruk bagi sebagian besar pekerja. Posisi duduk yang membungkuk tersebut jika terus menerus dilakukan akan menyebabkan leher, punggung, dan bahu terasa sakit.

3. Meletakkan dagu di telapak tangan

Meletakkan dagu di telapak tangan tentu bukan hal yang aneh dilakukan. Kebiasaan ini memang sangat nyaman dilakukan ketika kita merasa bosan dengan pekerjaan. Namun jika terlalu berlebihan, bisa menyebabkan masalah kulit, seperti timbulnya jerawat pada wajah.

4. Makan siang di meja kerja

Kadangkala pekerjaan yang banyak menuntut Anda menjadi seseorang yang multitasking. Secara tidak sadar, aktivitas makan Anda yang seharusnya berlangsung di tempat, justru berpindah ke meja kerja. Hal ini justru akan menurunkan produktivitas kerja Anda.

5. Mengucek mata

Tuntutan pekerjaan akan membuat mata kita lelah dan merasa ngantuk. Hal ini akan memunculkan keinginan untuk menggosok mata yang berpotensi bisa menyebarkan kuman.

Selain itu, kebiasaan buruk ini juga akan berakibat pada rusaknya kulit mata sehingga mata akan terlihat lebih tua. Lebih dari itu, tindakan mengucek mata dapat memecahkan kapiler di kelopak alat penglihatan kita.

6. Duduk sepanjang hari

Banyak ahli di bidang kesehatan menyatakan bahwa duduk yang berlebihan sama risikonya dengan merokok. Duduk berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena diabetes, sakit punggung, dan penyakit jantung. Ketika bekerja, usahakan untuk bergerak secara teratur, lakukan aktivitas lain agar tubuh tidak terus duduk.

7. Lupa mencuci tangan

Mencuci tangan bukanlah pekerjaan berat dan tak menyita waktu lama. Tapi, walau sepele, mencuci tangan sering dilupakan oleh sebagian besar pekerja. Tangan yang tidak bersih berpotensi membawa kuman yang dapat membuat Anda sakit.

8. Tetap bekerja walau sakit

Saat flu melanda, terkadang banyak pekerja yang memaksakan diri masuk kantor. Flu dianggap penyakit ringan yang bisa sembuh dengan sendirinya. Padahal jika Anda tidak beristirahat malah akan memperpanjang sakit flu. Selain itu, Anda juga berisiko menularkan penyakit pada rekan kerja.

9. Menyilangkan kaki

Terlalu berlebihan menyilangkan kaki bisa membuat Anda mengalami sakit punggung dan leher. Akibat lainnya dari terlalu berlebihan menyilangkan kaki adalah meningkatnya tekanan darah. Posisi ideal adalah duduk dengan kaki lurus dan membentuk sudut 90 derajat bila memungkinkan.

10. Berlebihan makan junkfood

Kurangi makan junkfood saat sedang bekerja.

Seperti dikutip heatline.com, hidangan cepat saji seringkali mengandung terlalu banyak kalori dan sangat sedikit nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Jika hidangan cepat saji menjadi pilihan sehari-hari Anda, maka masuk akan jika berat badan dan sejumlah jenis penyakit menjadi masalah setiap hari pula.

Seperti diketahui, makanan berfungsi sebagai “bahan bakar” bagi tubuh dan memberi dampak langsung pada kenyamanan dan kesehatan sehari-hari. Hidangan cepat saji atau fast food seperti ketahui bersama memang cepat sekali penyajiannya. Anda pesan, tak lama makanan itu pun terhidang.

Namun, dalam banyak kasus, makanan cepat saji tersebut mengandung karbohidrat dalam jumlah besar, tambahan gula, lemak jahat, dan garam atau sodium. Seperti disebutkan di awal, makanan cepat saji mengandung sangat banyak kalori namun dengan kandungan nutrisi yang terlalu sedikit.

11. Melanjutkan pekerjaan kantor di rumah

Banyaknya pekerjaan di kantor membuat kita "terpaksa" menyelesaikan pekerjaan tersebut ketika sampai di rumah. Padahal hal ini dapat membuat Anda mengalami kelelahan mental.

Usahakan untuk menyelesaikan secara tuntas pekerjaan saat Anda di kantor agar tubuh dan pikiran dapat beristirahat secara total.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});