Kunjungi Indonesia, Presiden Ukraina Tawarkan Pesawat Pemadam Kebakaran

Kunjungi Indonesia, Presiden Ukraina Tawarkan Pesawat Pemadam Kebakaran

Jumat, 5 Agt 2016 | 19:29 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Presiden Ukraina Preto Poroshenko menawarkan pinjaman pesawat untuk memadamkan kebakaran hutan, jika dibutuhkan. Hal itu disampaikannya di Istana Negara dalam kunjungan kenegaraan ke Indonesia, Jumat (5/8/2016).

Apa yang utarakan Presiden Ukraini itu menjadi salah satu topik dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), disamping bahasan utama soal penguatan kerjasama di bidang ekonomi, pertanian dan pertahanan.

"Tadi Ukraina menawarkan untuk meminjamkan pesawat apabila Indonesia mengalami tantangan kebakaran hutan, Antonov 32 P. Ukraina menyatakan komitmennya 'silakan pakai pesawat kita'. Jadi ini merupakan suatu gesture politik yang sangat baik dan sudah ditanggapi secara positif oleh presiden kita (Jokowi)," kata Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat.

Namun begitu, Retno menuturkan tak ada perincian mengenai jumlah pesawat yang disiagakan untuk Indonesia. Ia berharap Pemerintah Indonesia tak langsung menyambut tawaran ini, dan bisa menyelesaikan secara mandiri.

"Enggak ada jumlah, karena kan tentunya tergantung pada kebutuhan ya. Ya mudah-mudahan tawaran itu tidak akan kita pakai, karena kita bisa me-manage sendiri dan tidak terjadi kebakaran hutan seperti tahun lalu," jelas dia.

Dalam kesempatan itu, Presiden Preto Poroshenko juga menyatakan dukungannya bagi Indonesia dalam pencalonan Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2022. "Seperti yang disampaikan Presiden Ukraina, mereka sudah menyatakan dukungannya bagi candidacy Indonesia dalam UN Security Council untuk 2019-2020," imbuh Retno.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan ditandatanganinya empat kesepakatan, yakni bebas visa, pelatihan diplomatik, kerjasama bidang pertanian, dan bidang pertahanan. Selain Retno, jajaran menteri yang juga mendampingi Presiden Jokowi antara lain Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Mensesneg Pratikno.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...