Kunjungi Papua Nugini, Zac Efron Nyaris Mati

Kunjungi Papua Nugini, Zac Efron Nyaris Mati

Minggu, 29 Des 2019 | 13:49 | Cindy Cesilia

Winnetnews.com -   Aktor Hollywood ini tiba di Papua Nugini pada awal Desember untuk keperluan film dokumenter Killing Zac Efron. Namun di tengah syuting  ia terserang infeksi mematikan.

Laporan dari Brisbane, kondisi Zac Efron sudah pulih setelah dirawat beberapa hari. Ia pun telah diizinkan pulang ke Amerika Serikat sebelum Natal.

Aktor tampan, Zac Efron belum lama ini menceritakan sisi kelamnya saat melakukan syuting film dokumenter di Papua Nugini.

Pria 32 hampir meninggal dunia setelah terserang infeksi serius saat syuting film dokumenter di Papua Nugini. 

Menurut laporan dari Daily Mail, mengatakan bahwa Zac Efron datang ke Papua Nugini untuk syuting serial didokumentasi Killing Zac Efron.

Tak ada yang sangka saat syuting, ia terkena infeksi sejenis tipus atau bakteri yang menyerang perutnya.

Berdasarkan laporan orang terdekatnya, ia mengalami kesakitan luar biasa.

Tim langsung membawa ke Brisbane, Australia untuk mendapatkan perawatan secepatnya. 

Orang-orang dekatnya menyebutkan penerbangan dari Port Moresby ke Brisbane adalah penerbangan hidup dan mati bagi Zac Efron.

Aktor film High School Musical dan Baywatch ini mendapat perawatan intensif di St Andrews War Memorial Hospital, Spring Hill.

Dr Glenn McKay, Direktur Medical Rescue yang mengawasi penerbangan Efron dari Papua Nugini menuju Australia membenarkan kejadian itu. 

"Memang benar kami membawa pasien warga negara AS dari Papua Nugini ke Brisbane untuk mendapatkan perawatan medis," kata McKay.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...