Kurang Berinteraksi dengan Alam Berakibat Gangguan Jiwa

Rike
Rike

Kurang Berinteraksi dengan Alam Berakibat Gangguan Jiwa ilustrasi ( sumber: aboutislam.net)

WinNetNews.com- Sebuah penelitian terbaru menemukan, bahwa kurangnya berinteraksi dengan alam dapat mengakibatkan masalah kesehatan jiwa. Kondisi ini disebut dengan istilah nature deficit disorder (NDD).

Dilansir dari Sindonews dan BBC, walau bukan tergolong kondisi medis, tapi para ahli menyebut ada sejumlah hal yang harus diperhatikan. "Saya rasa ini adalah sebuah gejala dari gaya hidup sekarang," terang Dr Ross Cameron dari departemen lanskap Sheffield University.

Cameron mengatakan NDD menggambarkan proses dan pengalaman yang alamiah telah mulai hilang. Sementara sebagai mahluk biologis, manusia secara fisik diciptakan agar bisa beradaptasi terhadap lingkungan. Seperti halnya berlari, bermain, berburu atau melakukan kegiatan fisik.

"Dampaknya ketika dikaitkan dengan studi yang sudah ada maka tidak heran hasilnya akan buruk. Kenyataannya kita cenderung memiliki gaya hidup seperti batu bata di setiap menit. Kita cenderung duduk sepanjang hari, menjadi sangat sedentari," ucap dia.

Supaya tetap sehat, para ahli juga menyarankan Anda untuk lebih dekat dengan alam. Anda dapat melakukan beragam kegiatan yang menyenangkan dan mudah, seperti berkebun, berjalan-jalan sore, atau menikmati pemandangan alam.

Juga perlu diingat bahwa gaya hidup sedentari atau pasif dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Contohnya obesitas, diabetes hingga masalah kesuburan.

Apa Reaksi Kamu?