Skip to main content

Kurang Dari 24 Jam Pelaku pembunuhan Sarah Ditangkap

Kurang Dari 24 Jam Pelaku pembunuhan Sarah Ditangkap
Kurang Dari 24 Jam Pelaku pembunuhan Sarah Ditangkap

Kurang dari 24 jam, petugas gabungan dari Polres Bogor dan Polsek Citeureup, menangkap Noval pelaku penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang anak kecil dan seorang ibu yang kini masih kritis.

Motif kejadian, karena pelaku tak terima bunga pinjaman uang dari suami korban yang terlalu tinggi. Pelaku semula hendak membunuh suami Yunida. Namun sejak pagi sudah berangkat kerja di sebuah perusahaan.

Saat pintu terbuka, pelaku diteriaki maling. Marah, pelaku lalu menusuk Yunida dan anaknya yang sedang bersiap ke sekolah. “Jadi awalnya sudah niat mau bunuh suami Yunida, karena tak terima pinjamannya berbunga berlipat-lipat. Karena suami sudah berangkat kerja, hanya ada istri dan anak. Pelaku marah saat diteriaki maling. Ia langsung melakukan penusukan,”kata sumber di Polres Bogor.

Pria berkaos merah dan bercelana training warna merah dan memakai masker saat melakukan penganiayaan tanpa rasa kemanusiaan terhadap ibu dan anak ini lalu diburu. Ia ditangkap Kamis (11/2) tengah malam masih di wilayah hukum Bogor.

Petugas yang tiba di TKP di di Perum Taman Kenari Blok 4C Rt. 01/13 Desa Puspasari Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, meminta keterangan saksi dan mengamankan barang bukti.

“Pisau dapur berlumuran darah yang digunakan pelaku ditemukan di lokasi kejadian. Polisi lalu melakukan penyelidikan dan pengecekan sidik jari. Akhirnya di fokuskan pengejaran. Pelaku akhirnya di tangkap,”kata AKBP Suyudi Ario Seto, Kapolres Bogor Jumat (12/2) siang.

Kejadian sadis yang berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB Kamis (11/2) pagi ini, membuat nyawa Sarah Jessica Sitorus, murid SD kelas 1 yang mengalami luka tusukan pada dada sebelah kiri, akhirnya meninggal dunia pada pukul 17.30 WIB Kamis (11/2) sore di RS Sentra Medika Cibinong.

Sementara sang ibu, Yunida, (35), yang berprofesi sebagai bank keliling yang suka meminjamkan uang ke orang lain ini, kini masih kritis. “Profesi ibu ini suka meminjamkan uang ke orang lain. Ya rentenir gitu,”kata AKBP Suyudi Ario Seto, Kapolres Bogor. Pelaku kenal dekat dengan korban.

“Ini bukan perampokan tapi penganiayaan,"tegas Suyudi.

wartwan:Areinta

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top