(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kurangi Stres Pasca Trauma, Main Tetris Solusinya

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Kurangi Stres Pasca Trauma, Main Tetris Solusinya

Mungkin saat ini tak banyak orang yang bermain Tetris. Apalagi para gamers generasi Z lebih menyukai bermain Call of Duty atau Grand Theft Auto.

Namun siapa yang menyangka kalau game puzzle asal Rusia yang dikembangkan pada 1980-an itu dapat membantu seseorang mengurangi stres pasca trauma atau menghilangkan kenangan buruk yang terjadi di masa lalu.

Melansir dari laman liputan6.com, peneliti dari Medical Research Council Cognition dan Brain Sciences Unit menemukan bahwa bermain Tetris bisa membantu pasien dari PTSD (post-traumatic stress disorder) alias gangguan stres pasca trauma.

Mereka menunjukkan, saat pasien memainkan game Nintendo retro, kenangan peristiwa traumatik di masa lalu akan berkurang. Permainan visual yang efektif pada Tetris diklaim dapat menghalang kenangan buruk.

Emily Holmes mengatakan ini menunjukkan bahwa 'blokade kognitif sederhana' bisa mengurangi kenangan trauma eksperimental melalui proses rekonsolidasi memori.

Menurut para peneliti, Tetris dan permainan puzzle sejenis sangat ideal karena memungkinkan pasien yang masih dalam perawatan dapat pulih dengan lebih cepat.

Langkah ini diklaim secara efektif dapat mengelola kilas balik ketika mereka mencoba untuk memperbaiki `kerusakan`, dalam hal ini kenangan buruk.

(nay)

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});