KURS RUPIAH 3 September: Rupiah Tergelincir 4 Hari Berturut-turut

Muchdi
Kamis, 03 September 2015 17:18 WIB
Oleh Muchdi pada Kamis, 03 September 2015 17:18 WIB
Image KURS RUPIAH 3 September: Rupiah Tergelincir 4 Hari Berturut-turut

JAKARTA—Rupiah meneruskan pelemahan pada Kamis (3/9/2015) tertekan dolar AS yang rebound ditopang data penyerapan tenaga kerja.

Pergerakan rupiah di pasar spot berakhir di level Rp14.170 per dolar AS, melemah 33 poin atau terdepresiasi 0,23% dari level penutupan kemarin.

Mayoritas mata uang Asia tertekan pada perdagangan hari ini seiring penguatan dolar AS. Ringgit Malaysia paling terpuruk dengan pelemahan 0,89%, diikuti won yang terdepresiasi 0,80%, dan rupiah.

Aksi beli dolar AS terjadi setelah data menunjukkan sektor swasta menyerap sekitar 190.000 tenaga kerja baru pada Agustus, naik dari penyerapan 177.000 orang yang tercatat pada Juli.

Indeks dolar AS pada perdagangan hari ini sempat menguat hingga 0,23% setelah rebound 0,40% pada perdagangan di pasar spot yang berakhir pagi tadi.

Rupiah kini telah 4 hari berturut-turut ditutup menguat. Sejak awal pekan ini, mata uang Garuda telah merosot 1,34%.

Achmad Yaki Yamani, Equity Analyst Sucorinvest, menambahkan rupiah mendapat tekanan ekstra dari kebutuhan valas perusahaan dan pemerintah untuk membayar utang luar negeri yang jatuh tempo.

SUN kembali bergerak melemah terbatas di pasar obligasi sekunder. Obligasi pemerintah bertenor 10 tahun turun 0,25% pada pukul 16.07 WIB dan mengalami kenaikan yield 4 basis poin ke 8,807%.

Nilai tukar rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia pagi tadi ditetapkan di Rp14.160 per dolar AS, melemah 33 poin dari Rp14.127 per dolar AS yang ditetapkan pada Senin.

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Ketua Nasdem DKI : Mengapa Jual Aset Perusahaan Sehat?

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.