(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kutukan dari Negara Lain dan Teguran Dewan PBB Untuk Korea Utara

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Kutukan dari Negara Lain dan Teguran Dewan PBB Untuk Korea Utara Foto: Getty

WinNetNews.com - Dewan Keamanan PBB mengecam keras peluncuran rudal balistik Korea Utara yang melayang ke arah Jepang. Mereka menyebut tindakannya keterlaluan.

Melayangnya rudal itu terjadi kurang dari sebulan setelah dewan PBB menjatuhkan sanksi terberatny  terhadap Korea Utara.

"Dewan Keamanan, tegas dalam komitmennya terhadap Semenanjung Korea yang diundangkan, menekankan pentingnya tindakan konkrit langsung oleh DPRK untuk mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea dan sekitarnya," kata dewan tersebut.

Dewan tersebut juga mengatakan bahwa komitmennya terhadap solusi damai, diplomatik dan politis terhadap situasi tersebut.

Dalam pertemuan para duta besar dari beberapa negara,  mereka ingin mendiskusikan langkah selanjutnya, tapi pertama-tama menunjukkan bahwa masyarakat internasional bersatu dalam teguran keras atas uji coba rudal tersebut.

"Ini menunjukkan kesatuan dewan keamanan dan mengirim pesan yang kuat kepada Korea Utara bahwa masyarakat internasional tidak akan menerima 'kelakuannya". kata  duta besar Jepang Koro Bessho.

"Sudah saatnya Korea Utara mengenali bahaya yang mereka hadapi." Duta Besar AS, Nikki Haley.

Korea Utara tidak ada dalam anggota dewan yang beranggotakan 15 orang tersebut. Saat bertemu di New York, kantor berita resmi Korea Utara Pyongyang mengatakan bahwa pemimpin Kim Jong Un menyatakan 'kepuasan besar' dengan peluncuran tersebut dan meminta lebih banyak tes rudal balistik yang menargetkan Samudera Pasifik.

Korea Utara telah meminta sebuah pertemuan Dewan Keamanan mengenai latihan tersebut pekan lalu.

Sebaliknya, dewan tersebut bertemu dengan desakan AS, Jepang dan Korea Selatan setelah peluncuran, yang mengirim rudal  yang dirancang untuk membawa muatan nuklir  hampir 1.700 mil ke Samudera Pasifik dan memicu peringatan karena rudal meluncur di atas utara Jepang.

Korea Selatan mengatakan rudal tersebut menempuh 1.677 mil dan mencapai ketinggian maksimum 341 mil saat terbang di atas pulau Hokkaido utara Jepang.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});