Lagi, Menpar Arief Yahya Tokoh Paling Inovatif 2016

Lagi, Menpar Arief Yahya Tokoh Paling Inovatif 2016

Rabu, 25 Mei 2016 | 12:53 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Menpar Arief Yahya kembali mendapat penghargaan sebagai "Menteri Paling Inovatif 2016" Selasa, 24 Mei 2016 di salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta Barat.

Ada tiga kategori besar yang bisa dilihat inovasinya yang mengubah banyak hal dan sangat fundamental di Kemenpar. "Kami ubah budaya birokrasi, menjadi budaya korporasi. Kami kelola kementerian ini menuju perusahaan kelas dunia," ucap Arief Yahya, dengan corporate culture 3S, solid, speed, dan smart.

Inovasi pertama ada di marketing atau pemasaran pariwisata. Arief Yahya memiliki banyak prestasi dunia, dari level UNWTO - United Nation World Tourism Organisation (Badan Dunia PBB yang bergerak di pariwisata), WTTC, WEF, Halal Tourism di Abu Dhabi, ASEANTA negara-negara Asia Tenggara. Semua mengalami kenaikan signifikan, bahkan di semua travel mart hingga April 2016 selalu menyabet juara.

Di Pemasaran, Arief Yahya menggunakan tiga strategi dasar. Strategi Promosi dengan BAS -- Branding , Advertising , Sales--. Strategi media, menggunakan pola POSE, paid media, own media, social media dan endorser media. Strategi marketing dengan DOT, destinasi, originasi, time. Pertengahan tahun ini akan kejutan terobosan baru lagi, yang baru akan dilaunching sekitar Agustus 2016.  

" Go Digital , bentuknya membangun platform Digital Market Place, satu program yang akan merevolusi marketing pariwisata Indonesia," kata Arief Yahya.

Satu terobosan lagi, yang bakal membawa gerbong Kementerian Pariwisata RI melompat menuju target super optimistic 20 juta di tahun 2019.

"Saya ingin membuktikan bahwa More Digital More Personal, More Digital More Global, More Digital More Professional . Kami sudah belajar banyak dari apa yang dilakukan Australia, yang sudah memiliki platform ini, Travel X-change Austalia (TXA)," ungkap Arief

Inovasi kedua adalah pengembangan destinasi dan industri pariwisata, konkretnya adalah peluncuran 10 Top Destinasi Prioritas. Arief Yahya sering menyebut 10 Bali Baru, 10 tujuan wisata yang dibangun sekelas Bali, ikon pariwisata nasional. Ke-10 destinasi unggulan itu adalah Danau Toba Sumut, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru Jatim, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.

Inivasi ketiga adalah pengembangan SDM dan kelembagaan. Di SDM akan ada sertifikasi kepariwisataan dengan target 500 ribu orang. Dan ada visa fasilitation, dengan membebaskan Visa untuk 169 negara. "Deregulasi dengan Visa Free ini akan membuat wisman lebih gampang untuk masuk ke tanah air, tanpa harus mengurus administrasi yang panjang untuk berwisata," kata dia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...