Lagi, Orang Hilang Diduga Gabung Gafatar, Joni Staf UNS Bersama Anaknya

Lagi, Orang Hilang Diduga Gabung Gafatar, Joni Staf UNS Bersama Anaknya

Rabu, 13 Jan 2016 | 08:30 | kontri
WinNetNews.com - Silvi Nurfitriani dan Finda Amalia Ma'ruf, dua mahasiswa Fakultas Teknik jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, dikabarkan menghilang sejak 6 Desember 2015 lalu. Selain keduanya, salah seorang staf program Pasca Sarjana, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah pun dikabarkan juga telah menghilang misterius.

Staf program Pasca Sarjana UNS yang dilaporkan menghilang tersebut diketahui bernama Joni Catur Prasetyo (42) warga Papahan RT 2/RW 3 Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Joni dilaporkan menghilang oleh pihak keluarga ke polisi, tanggal 16 Desember 2015. Saat pergi dari rumah, Joni tidak sendiri. Pria yang akrab disapa Catur ini pergi dari rumah dengan membawa anaknya yang masih kecil bernama Rizal Bram Muhtadi (7).

Ibu kandung Joni Catur Prasetyo, Suginem (73), mengaku yang sangat disesali dari kepergian putra bungsunya ini yaitu cucunya. Sebab, saat diajak ayahnya pergi, cucunya tersebut tengah menderita penyakit cacar.

"Cucu saya Rizal saat itu lagi terkena cacar. Kok ya nekat sekali dibawa,"papar Suginem mengawali cerita saat ditemui di kediamannya, Selasa (12/1/2016) malam.

Suginem sendiri mengaku baru tahu bila cucunya itu tengah sakit cacar, setelah Sofi, istri Joni menelepon dirinya. Sebenarnya, saat Joni tiba dirumah, Senin pagi, dirinya tengah berada di halaman depan rumah.

Dari luar, dirinya melihat putranya itu tak menggunakan pakaian dinas seperti biasannya. Saat dirinya bertanya, Joni mengaku akan salin di tempatnya bekerja. Setelah itu, Joni pun pamit sambil menggendong Rizal.

 

"Setelah saya dapat bel dari Sofi, saya langsung kejar Joni. Saya lihat motornya Joni masih ada. Berarti Joni pergi kerja ke kampus tak menggunakan motor. Dan saya pun tak tahu, Joni itu perginya sama siapa dan pakai apa," ujarnya.

Karena khawatir akan kesehatan cucunya, Suginem pun menelefon Joni. Saat itu, Joni masih bisa dihubungi. Kepada dirinya, Joni mengaku tengah berada di luar kampus untuk membeli makanan serta minuman untuk anaknya.

Namun, siapa sangka bila pembicaraan tersebut merupakan pembicaraan terakhir dirinya dengan Joni. Pasalnya, setelah itu, Joni dan cucunya Rizal benar-benar menghilang.

Suginem sendiri baru menyadari bila Joni menghilang, setelah Sofi istrinya menelepon dirinya. Awalnya, Suginem bersama Salim (75), suaminya, melaporkan Joni sebagai orang hilang. Tetapi, dugaan itu hilang, setelah Sofi mengatakan bila dirinya baru saja menerima telepon dari Joni.

"Waktu Joni telepon Sofi, Joni bilang pada istrinya kalau dirinya masih ada di Indonesia. Joni pun meminta kepada Sofi untuk menyampaikan pada keluarga bahwa dirinya dan Rizal dalam keadaan sehat. waktu ditanya masalah kerjaan, Joni mengatakan sudah tidak memikirkan kerja lagi. Habis itu telepon mati dan Joni sulit dihubungi," terangnya.

Sejak itulah Suginem yakin bila putra bungsunya itu ikut bergabung dengan organisasi Gafatar. Suginem sendiri pun tak menduga bila Joni itu nekat meninggalkan istrinya. Padahal istrinya baru dua minggu melahirkan putra keduanya. Meski begitu, Suginem berharap agar Joni bisa segera ditemukan.

(dilansir dan diperbaiki dari okezone)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...