Laila Istri Kedua Kanjeng Dimas Bungkam Setelah Diperiksa 9 Jam

Ahmad Mashudin
Ahmad Mashudin

Laila Istri Kedua Kanjeng Dimas Bungkam Setelah Diperiksa 9 Jam

WinNetNews.com - Laila, istri kedua Dimas Kanjeng Taat Pribadi menjalani pemeriksaan selama 9 jam sebagai saksi kasus dugaan penipuan yang menjerat suaminya. Usai diperiksa, Laila memilih bungkam.

Istri kedua Dimas Kanjeng ini tiba di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (25/10/2016). Dia datang bersama kuasa hukumnya dan diantar oleh kerabatnya.

Pemeriksaan Laila berjalan maraton. Setelah menjalani pemeriksaan di Subdit I Kamneg mulai dari pukul 11.00-14.00 WIB, langsung dilanjutkan pemeriksaan sebagai saksi di Subdit II Harda Bangtah. Dia keluar dari gedung Ditreskrimum sekitar pukul 20.10 WIB.

"Pemeriksaan istri kedua Taat ini terkait laporan dari korban asal Makassar, Jember dan Kudus (Jawa Tengah)," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes (Pol) Raden Prabowo Argo Yuwono.

Istri kedua tersangka kasus penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi ini tinggal di perumahan di kawasan Kraksaan, Probolinggo. Rumah yang tempati Laila, jaraknya sekitar 50 meter dari rumah kontrakan yang ditempati orang kepercayaan Dimas Kanjeng. Dalam rumah juga ada 2 bungker dalam kamar.

Namun Argo tak mau memberikan penjelasan terkait pertanyaan-pertanyaan penyidik soal keberadaan bungker saat pemeriksaan Laila.

"Itu kewenangan dari penyidik. Sampai saat ini penghuni rumah (bungker) itu masih dicari," jelasnya.

Sementara itu, Laila hanya diam saat ditanya wartawan. Mengenakan kerudung dan penutup mulut, Laila terus berjalan menuju ke mobil dan langsung meninggalkan area gedung Ditreskrimum tanpa berbicara apapun.

Taat Pribadi, pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan terhadap Abdul Gani, mantan pengikutnya yang juga mantan Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng. Taat Pribadi juga ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penipuan.

Istri pertama Taat, Rahma Hidayati dan istri ketiganya Maveni menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan penipuan pada Senin (24/10).

Apa Reaksi Kamu?